slot preparation.lsrs.lu

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 16 September 2026 — Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Purbaya ke Suahasil Nazara memicu perdebatan tajam terkait arah kebijakan fiskal di tengah ambisi pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah Presiden yang mencopot Purbaya setelah menjabat kurang dari dua tahun kini disorot, bukan hanya sebagai hak prerogatif kepala negara, melainkan sebagai respons atas gejolak yang muncul dari pemerintah daerah hingga ekspektasi publik yang tak terpenuhi.

Ketegangan memuncak saat para kepala daerah melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) secara terbuka mendesak pencopotan Purbaya. Desakan ini dipicu oleh kebijakan transfer keuangan ke daerah yang dianggap membelenggu gerak ekonomi lokal. Pemotongan alokasi transfer ke daerah dinilai menciptakan sumbatan keuangan yang membuat daerah tak mampu menggerakkan roda pembangunan, sehingga suara-suara protes dari bawah menjadi terlalu keras untuk diabaikan oleh istana.

Pengamat ekonomi menilai, transisi ini menjadi pertaruhan krusial bagi kredibilitas fiskal Indonesia. Sosok Suahasil Nazara, yang memiliki rekam jejak panjang di Badan Kebijakan Fiskal dan pengalaman mendalam di era Sri Mulyani, kini memikul beban untuk menyeimbangkan antara disiplin anggaran yang ketat dengan visi ekspansif Presiden Prabowo untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen hingga 2029. Tantangan utamanya adalah menjaga defisit anggaran tetap di bawah 3 persen, sebuah batasan yang tidak bisa ditawar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada kekhawatiran bahwa disiplin fiskal yang diusung Suahasil bisa menjadi bumerang jika tidak diimbangi dengan keberanian untuk melakukan ekspansi yang terukur. Publik kini menunggu apakah pergantian ini akan membawa angin segar bagi ekonomi atau justru terjebak dalam gaya lama yang kaku. Menteri Keuangan bukan sekadar pengelola angka, melainkan juru kunci ekonomi yang harus mampu menerjemahkan visi Presiden dengan berani tanpa harus kehilangan wibawa di mata pasar maupun pemerintah daerah.

Pada akhirnya, pergantian ini menegaskan satu poin penting: loyalitas menteri harus linier dengan visi ekonomi nasional. Jika menteri gagal mengomunikasikan kebijakan secara tepat atau justru dianggap membawa agenda di luar kepentingan rakyat, maka kursi jabatan akan dengan mudah berpindah. Suahasil Nazara kini berada di bawah pengawasan ketat, dituntut untuk membuktikan bahwa pengalamannya mampu menjawab kebuntuan yang terjadi di masa kepemimpinan sebelumnya. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru