HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah Minta Polda Proses 1000 alat berat dan pihak keamanan yang terlihat

ADMIN

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 08:44 WIB

50491 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banda Aceh –Jubir GARDA MUDA Relawan Pemenangan Mualem-Dek FADH Mantan Tapol dan Napol, Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Aceh dalam menertibkan tambang ilegal di sejumlah lokasi di Aceh. Penertiban ini dinilai sebagai langkah penting untuk menyelamatkan lingkungan, mengembalikan marwah hukum, serta memastikan kekayaan alam Aceh dikelola untuk kepentingan rakyat.

Nasruddin menegaskan, momentum ini harus dijadikan sebagai kesempatan bagi Polda Aceh untuk memperbaiki citra di mata publik. Dugaan adanya oknum aparat yang menerima setoran dari pemilik alat berat (beko) di berbagai lokasi tambang, menurutnya, tidak boleh dibiarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polda Aceh harus transparan. Bila benar ada aparat yang bermain mata dengan pemilik tambang ilegal, proses hukum harus ditegakkan. Jangan ada pandang bulu,” tegas Nyak Dhien Gajah.

Ia juga mendesak agar 1.000 unit beko yang telah diungkap oleh pansus DPRA segera diproses sesuai hukum dan hasilnya dipublikasikan ke media. Publik berhak mengetahui sejauh mana penegakan hukum berjalan tanpa intervensi.

Menurutnya, publikasi proses hukum ini akan memberi pesan kuat bahwa negara hadir menegakkan keadilan, sekaligus memperingatkan pihak-pihak yang masih mencoba merusak lingkungan demi keuntungan pribadi.

“Langkah tegas Gubernur Aceh harus diikuti oleh semua aparat terkait, termasuk kepolisian. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” tutup Nasruddin.

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB