Letkol Inf Fairuzzabadi Pimpin Upacara HUT HBN Ke – 76.

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2024 - 11:55 WIB

503,541 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-76 di halaman Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, pada Kamis (18/12/2024).

Upacara HBN yang mengusung tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju” itu dipimpin oleh Dandim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Fairuzzabadi, S.H., dan diikuti Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, kepala SKPK, Camat, pejabat eselon III dan IV, TNI/Polri, ASN, serta THL di lingkungan Pemkab Nagan Raya.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Fairuzzabadi membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa peringatan HBN bertujuan untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui peristiwa bersejarah, yaitu agresi militer Belanda pada 19 Desember 1948, para pahlawan menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali Ibu Kota Negara Yogyakarta yang saat itu menjadi simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Fairuzzabadi.

Fairuzzabadi menjelaskan bahwa pada masa itu Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting di Indonesia, seperti Presiden Ir. Soekarno, Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Peristiwa ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan negara.

“Maka dari itu, demi keberlangsungan pemerintahan Indonesia, Presiden Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran, Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat,” ungkap Fairuzzabadi.

Deklarasi PDRI, menurutnya, merupakan bukti ketangguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Selain itu, keberadaan PDRI juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri.

Oleh karena itu, Fairuzzabadi menambahkan bahwa peringatan HBN merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

“Setiap individu memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” sebut dia.

Dalam konteks bela negara, tambahnya, terdapat lima nilai dasar yang harus dijunjung, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara. Nilai-nilai ini menjadi landasan untuk membentuk mental dan fisik yang tangguh.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukkan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global.

“Tugas bela negara bukan hanya milik Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri semata, tetapi juga menjadi tugas dan kewajiban seluruh komponen bangsa. Dengan semangat bela negara, saya yakin kita mampu menghadapi berbagai tantangan dan menggapai cita-cita bangsa,” tegas Fairuzzabadi.

Di akhir sambutannya, Fairuzzabadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan dedikasi terbaik bagi bangsa sesuai dengan peran dan profesi masing-masing.

“Mari kita persembahkan yang terbaik untuk Indonesia,” ajak Letkol Inf Fairuzzabadi mengakhiri amanat dalam upacara HBN ke-76 di Nagan Raya. (red )

Berita Terkait

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral
Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan
Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
YLBH AKA Nagan Raya Minta Penegak Hukum Proses Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:41 WIB

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:21 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:39 WIB

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Pengacara Tempuh Jalur Hukum, Kasus Medsos Hebohkan Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

PEMA UNADA MENGGELAR KEGIATAN FGD

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:22 WIB

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:50 WIB

SMK-PP Negeri Saree Juara I LKS Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

Berita Terbaru