SUKA MAKMUE – Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 125 Anggota Tuha Peut Gampong (TPG) periode 2026–2032 hasil Pemilihan Tuha Peut Gampong dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (3/9/2026).
Sebanyak 125 anggota Tuha Peut dari 23 gampong dalam Kecamatan Beutong resmi mengemban amanah sebagai unsur perwakilan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong untuk masa jabatan 2026–2032.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Tuha Peut yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta ikut mendorong terciptanya pemerintahan gampong yang transparan, demokratis dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., menegaskan bahwa Tuha Peut Gampong merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong di Aceh.
Menurutnya, keberadaan Tuha Peut tidak sekadar menjadi pelengkap struktur pemerintahan gampong, tetapi memiliki peran strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi pengawasan, serta ikut memastikan tata kelola pemerintahan gampong berjalan sesuai ketentuan dan kepentingan masyarakat.
“Tuha Peut Gampong bukan sekadar pelengkap pemerintahan gampong. Tuha Peut memiliki peran strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan, serta ikut menjaga agar pemerintahan gampong berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” ujar Bupati TRK.
Tuha Peut dan Keuchik Harus Saling Menguatkan
Bupati TRK mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya, Tuha Peut Gampong merupakan lembaga perwakilan masyarakat yang memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Keuchik dan Pemerintah Gampong.
Karena itu, anggota Tuha Peut diharapkan mampu mendengar, menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara objektif serta ikut mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Bupati juga menekankan bahwa Tuha Peut bukanlah lawan dari Keuchik maupun Pemerintah Gampong.
Hubungan antara Tuha Peut dan Keuchik, kata Bupati, merupakan hubungan kemitraan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing.
“Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus ditempatkan dalam semangat mencari solusi terbaik untuk masyarakat, bukan menjadi sumber perpecahan,” tegasnya.
Jaga Amanah, Utamakan Kepentingan Masyarakat
Bupati TRK turut mengingatkan seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan gampong tidak hanya ditentukan oleh Keuchik dan aparatur gampong, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk Tuha Peut.
“Pemerintahan gampong yang kuat membutuhkan kerja sama seluruh unsur. Keuchik, Tuha Peut, aparatur gampong dan masyarakat harus saling mendukung dan bersinergi,” ujarnya.
Ia berharap para anggota Tuha Peut yang baru dilantik dapat menjadi representasi masyarakat yang mampu menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif, menjaga komunikasi yang baik dengan Pemerintah Gampong, serta ikut mendorong penyelesaian berbagai persoalan secara musyawarah.
Bersinergi Membangun Gampong
Bupati TRK menambahkan, pemahaman yang baik terhadap tugas dan fungsi masing-masing menjadi kunci untuk menghindari tumpang tindih kewenangan maupun kesalahpahaman dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong.
Untuk itu, seluruh unsur pemerintahan gampong diminta mengedepankan komunikasi, koordinasi, transparansi dan musyawarah dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Yang kita harapkan adalah Tuha Peut dan Keuchik dapat berjalan bersama, saling mengingatkan dan saling menguatkan. Tujuan akhirnya hanya satu, yaitu bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan pembangunan gampong dapat berjalan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.
Dengan dilantiknya 125 anggota Tuha Peut dari 23 gampong tersebut, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap lahirnya semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong di Kecamatan Beutong.
Para anggota Tuha Peut diharapkan mampu menjalankan amanah dengan bijaksana, menjaga marwah lembaga, menyuarakan kepentingan masyarakat, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang demokratis, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara Tuha Peut, Keuchik, aparatur gampong dan seluruh masyarakat, gampong di Kecamatan Beutong diharapkan semakin maju, mandiri dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam pantau awak media, kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Sekda Hizbulwatan..Kadis DPMGP4 Şaid Mudhar.M.Pd. M.M.Kepala Dinas Kominfo Nagan Raya Arafik Karim, S.Sos.I., MPA., Kadis Pertanian. Marzuki. Kapolsek.Danramil . Dan Para SKPK Lainnya. Plt Camat Beutong Said Arifin
Para Imum Mukim. Para Keuchik Dalam Kecamatan Beutong. (*)









































