slot preparation.lsrs.lu

Kodim 0113/Gayo Lues Dampingi Bantuan Pendampingan Kepada Masyarakat Miskin Ekstrem

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 9 Januari 2024 - 10:44 WIB

50576 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gayo Lues – Kemiskinan merupakan salah satu faktor penghambat pembangunan suatu Negara, dalam menciptakan masyarakat adil dan makmur.

Kemiskinan terjadi karena kualitas sumber daya manusia yang rendah, kurangnya lapangan pekerjaan, kerusakan lingkungan sekitar dan pelayanan sosial yang kurang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu pengentasan kemiskinan perlu mengacu pada pemenuhan kebutuhan lain selain kebutuhan materi, termasuk kebutuhan sosial.

Dalam rangka membantu program pengentasan kemiskinan, Kodim 0113/Gayo Lues melalui Koramil masing-masing wilayah memberikan bantuan pendampingan kepada masyarakat miskin ekstrem.

Seperti yang dilakukan oleh Koptu Sudir, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren, memberikan bantuan pendampingan kepada warga Desa Agusen kec Blangkejeren Kab Gayo Lues, saat menerima sosialisasi dan penyuluhan yang di berikan kepala desa dan aparatur desa Agusen, selasa (09/01/2024).

Seperti kita ketahui bahwa kemiskinan ekstrem adalah kondisi ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, yaitu makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi terhadap pendapatan dan layanan sosial.

Seseorang dikategorikan miskin ekstrem jika biaya kebutuhan hidup sehari-harinya berada dibawah garis kemiskinan ekstrem.

Sebagai pendamping kepada warga yang tergolong miskin ekstrem di Kel. Murni, Supriyanto merasa iba dan kasihan dengan kehidupan yang terbilang sangat tidak layak. Dirinya berharap agar bansos yang diterima benar-benar dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

“Memang bantuan yang diberikan masih sangat minim untuk menutupi kebutuhan hidup, paling tidak bisa membantu meringankan beban hidup mereka.” ujar Koptu Sudir.

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru