Kesuburan Gayo Lues 2025 Silam: Harmoni Program dan Ketekunan Petani

J.PORANG

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:22 WIB

501,007 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opoini : Petani Galus

BLANGKEJEREN – Kesuburan ladang di Gayo Lues pada 2025 silam masih menjadi cerita yang mengundang kekaguman. Hamparan kopi Arabika yang menghijau dan tanaman cabai yang tumbuh subur kala itu seolah menjadi penanda keberhasilan sektor pertanian yang berjalan dalam irama yang selaras.

Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian pada tahun itu telah menyiapkan berbagai program pengadaan sarana produksi. Tercatat, pengadaan Pupuk Organik Cair (POC) dialokasikan sebesar Rp467 juta, Pupuk Pelengkap Cair (PPC) senilai Rp147 juta, serta paket sarana produksi (saprodi) yang mencapai Rp1,2 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian anggaran tersebut menjadi fondasi kebijakan yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung produktivitas petani. Di atas kertas, dukungan itu tersusun rapi, menghadirkan optimisme bahwa sektor pertanian akan terus bertumbuh dan memberikan hasil terbaik.

Di lapangan, para petani tetap menjalankan peran utamanya dengan penuh ketekunan. Mereka merawat tanaman dari hari ke hari, memastikan setiap batang tumbuh dengan baik, sembari menyesuaikan kebutuhan produksi yang terus berjalan.

Salah seorang petani bahkan mengungkapkan kekagumannya dengan nada yang penuh makna. “Wah mantap, pantas subur. Bagus sekali pupuk yang diadakan dibeli pemerintah, tidak kalah bagusnya dengan pupuk yang kami tabur dengan tangan kami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum.

Pernyataan tersebut seolah merangkum sebuah harmoni yang khas. Program pemerintah hadir sebagai penopang yang terstruktur, sementara kerja keras petani menjadi kekuatan utama yang menjaga kehidupan ladang tetap berjalan.

Kini, ketika keberhasilan 2025 itu dikenang kembali, kesuburan Gayo Lues tidak hanya menjadi cerita tentang hasil panen, tetapi juga tentang bagaimana perencanaan dan realitas di lapangan berjalan berdampingan, saling melengkapi dalam cara yang unik.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Organisasi, DPD TMI Nagan Raya Apresiasi Pelantikan DPW TMI Sumut
Brimob Batalyon C Pelopor Bekali 230 Santri dengan Jiwa Kepemimpinan dan Semangat Cinta Tanah Air
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Brimob Batalyon C Pelopor Pasang Sling Jembatan 109 Meter di Sikundo, Permudah Akses Sekolah dan Kebun Wujud
DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Usulkan Don Muzakir Jadi Wakil Menteri Pertanian
BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah ASN Nagan Raya Lewat Program GENCARKAN
Asisten I Gayo Lues dr. Nevirizal Mundur Dari Jabatannya, Ini Alasannya
Hari Anak Nasional 2026, Salman Ajak Semua Pihak Hadirkan Madrasah Aman dan Ramah Anak

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru