slot preparation.lsrs.lu

Kaukus Nusantara Desak Pemerintah Segera Sahkan Pemekaran ALA dan ABAS

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:48 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Desakan agar pemerintah pusat segera mengesahkan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) kembali mengemuka setelah kericuhan mewarnai peringatan 21 tahun damai Aceh. Koordinator Kaukus Nusantara, Burhan Alpin, meminta ketegasan pemerintah guna mengatasi situasi yang dinilai rentan memicu disintegrasi.

Burhan yang juga Sekretaris Jenderal Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) menilai pemekaran dua wilayah itu sudah merupakan aspirasi arus bawah sejak 1999. Menurutnya, kericuhan dan aksi penurunan bendera Merah Putih yang terjadi saat peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026), menjadi alarm serius bagi negara.

“Peringatan yang seharusnya berlangsung khidmat justru diwarnai pengusiran Wakapolda Aceh dari masjid dan pengibaran bendera GAM. Malu kita di mata nasional dan dunia, melihat lemahnya bangsa ini menjaga keutuhan NKRI,” tegas Burhan dengan didampingi sejumlah pengurus, Sabtu (16/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut, menurut Burhan, makin menegaskan krusialnya langkah tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Ia mendesak agar pemerintah pusat tidak ragu mengambil keputusan strategis agar gejolak tidak makin membesar di tengah peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Pemekaran, menurut Burhan, menjadi jawaban atas ketimpangan pembangunan dan minimnya perhatian pemerintah, baik pusat maupun provinsi, terhadap wilayah pedalaman dan pesisir barat selatan Aceh. “Rentang kendali yang jauh, perbedaan adat istiadat, dan kebijakan yang cenderung diskriminatif sudah membuat pemekaran menjadi kebutuhan mendesak. Kalau tidak, apakah harus menunggu kami menuntut merdeka juga?” ujarnya.

Ia membandingkan kemudahan pemekaran provinsi di Papua dengan Aceh yang dinilai terlalu rumit dan lama. “Daerah lain bisa mudah dimekarkan. Kenapa aspirasi kami selalu diabaikan?” kata Burhan.

Sebagai penutup, Burhan meminta pemerintah segera membahas dan mengesahkan RUU pembentukan Provinsi ALA dan ABAS sebagai solusi agar Aceh tetap utuh dalam NKRI, sekaligus untuk menekan potensi konflik sosial yang bisa mengancam persatuan bangsa. (*)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat
Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I
Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB