Januari 2024, Polda Aceh Berhasil Ungkap 46 Kasus Narkotika

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2024 - 14:06 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Ditresnarkoba Polda Aceh beserta jajaran berhasil mengungkap 46 kasus narkotika baik jenis sabu, ganja, dan ekstasi pada Januari 2024. Pengungkapan tersebut merupakan wujud komitmen Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko dalam memberantas narkotika.

“Kurun waktu 1—15 Januari 2024, Ditresnarkoba Polda Aceh beserta jajaran berhasil mengungkap 46 kasus narkotika, dengan rincian 7 kasus sabu, 38 kasus ganja, dan 1 kasus ekstasi,” kata Wakapolda Aceh Brigjen Armia Fahmi, dalam konferensi pers di Polda Aceh, Senin, 15 Januari 2024.

Armia Fahmi menjelaskan, dalam pengungkapan tersebut pihaknya juga ikut mengaman 59 tersangka, satu di antaranya adalah wanita. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 32,1 kg sabu, 80,5 kg ganja, dan 5.000 butir ekstasi.

Para tersangka tersebut akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Dengan adanya pengungkapan tersebut, sebutnya, Polda Aceh telah menyelamatkan generasi sebanyak 257.427 jiwa dalam kasus sabu, 257.427 jiwa dalam kasus ganja, dan dalam kasus ekstasi 5.000 jiwa.

Dalam kesempatan itu, Armia Fahmi ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwasanya Polda Aceh sangat komit dalam menanggulangi dan memberantas segala bentuk tindak pidana narkotika, termasuk siapapun yang terlibat dalam jaringannya, walaupun anggota polri sekalipun.

“Polda Aceh sangat komit dalam memberantas narkotika, terlepas apapun alasan dan siapapun pelakunya. Pasti akan kita proses sesuai aturan yang ada tanpa pandang bulu,” ujarnya, tegas.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Aceh Ikuti Dialog Publik Terkait Kemerdekaan Pers

Mantan Irwasda Polda Sumut itu juga menyampaikan, narkoba sangat berbahaya karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk akan merusak generasi muda. Apalagi, Aceh merupakan pintu masuk strategis barang haram itu, sehingga setiap sindikat yang masuk harus disikat

Hal ini, sambungnya, merupakan implementasi dari kebijakan Presiden RI dan pimpinan Polri, khususnya Kapolda Aceh dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Aceh, sebagaimana tercantum dalam commander wish Kapolda Aceh poin ke-5.

Terakhir, ia berharap seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama dan berperan aktif dalam pemberantasan bahaya narkoba. Sebagaimana salah satu program yang telah dicanangkan Polda Aceh, yaitu dibentuknya Kampung Bebas Narkoba.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Museum Tsunami Masih jadi Destinasi Favorit Wisatawan untuk Berkunjung
PB HUDA Gelar Seminar Kebangsaan Hadirkan Ketum PBNU
Mahasiswa Apresiasi Polri jadi Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas
Mantan Rektor Unsyiah Prof. Darni Daud Cagub Aceh Silaturrahmi Dengan Ratusan Relawan
Jemaah Haji Aceh Dipulangkan Melalui Medinah Mulai Rabu 10 Juli 2024
Amiruddin Dinilai Gagal Memimpin Banda Aceh, Ini Faktanya
Begitu Baiknya Aminullah, Terlalu Kejamkah Amiruddin?
Kabid Propam Polda Aceh, Anggota Polri Jangan Coba-Coba Terlibat Judi Online: Ini Sanksinya

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 23:35 WIB

Museum Tsunami Masih jadi Destinasi Favorit Wisatawan untuk Berkunjung

Senin, 24 Juni 2024 - 10:49 WIB

Mahasiswa Apresiasi Polri jadi Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:54 WIB

Mantan Rektor Unsyiah Prof. Darni Daud Cagub Aceh Silaturrahmi Dengan Ratusan Relawan

Minggu, 23 Juni 2024 - 00:24 WIB

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan Melalui Medinah Mulai Rabu 10 Juli 2024

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:33 WIB

Amiruddin Dinilai Gagal Memimpin Banda Aceh, Ini Faktanya

Sabtu, 22 Juni 2024 - 14:22 WIB

Begitu Baiknya Aminullah, Terlalu Kejamkah Amiruddin?

Sabtu, 22 Juni 2024 - 01:22 WIB

Kabid Propam Polda Aceh, Anggota Polri Jangan Coba-Coba Terlibat Judi Online: Ini Sanksinya

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:28 WIB

Indikasi Megakorupsi menjadi Salah Satu Penyebab Aceh Bertahan sebagai Juara Termiskin di Sumatera

Berita Terbaru