HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Dispora Aceh Gelar “Goes To Campus” di Universitas Serambi Mekkah, Dorong Pemuda Tanggap Bencana

denny

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta dengan Rektor USM dan Jajaran Dispora Aceh (dok Humas USM)

Foto bersama peserta dengan Rektor USM dan Jajaran Dispora Aceh (dok Humas USM)

Banda Aceh – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh menggelar kegiatan Dispora Goes To Campus: Pemuda Tanggap Bencana di Universitas Serambi Mekkah (USM), Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 185 mahasiswa USM dari berbagai program studi, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran pemuda, khususnya mahasiswa, dalam mitigasi dan penanggulangan bencana di Aceh.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor USM, Dr. Teuku Abdurahman, SH., Sp.N. Turut hadir Wakil Rektor III Dr. Hambali, M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. Jalaluddin, serta jajaran Dispora Aceh. Dari pihak Dispora, hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Syarifah Irma Henni, SE., MM., yang mewakili Kepala Dispora Aceh Teuku Banta Nuzullah.

Dalam sambutannya, Rektor USM menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi program Goes To Campus sebagai langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program Goes to Campus merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas generasi muda,” ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai bencana, termasuk peristiwa tsunami 2004 yang menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan peran aktif semua elemen, termasuk pemuda, menjadi sangat penting.

“Pemuda Aceh memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Dengan semangat keislaman, nilai gotong royong, serta kearifan lokal, pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), baik dari aspek pendidikan, partisipasi, maupun daya saing. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, serta menumbuhkan semangat kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Aceh Teuku Banta Nuzullah dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Syarifah Irma Henni menyampaikan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya berfokus pada aspek akademik semata. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas pemuda dalam menghadapi bencana.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana dan berkontribusi nyata bagi daerah,” pesannya.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, dengan materi seputar kebencanaan, peran pemuda, serta peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana di masa depan. (*)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB