Dispora Aceh Gelar “Goes To Campus” di Universitas Serambi Mekkah, Dorong Pemuda Tanggap Bencana

denny

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

50407 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta dengan Rektor USM dan Jajaran Dispora Aceh (dok Humas USM)

Foto bersama peserta dengan Rektor USM dan Jajaran Dispora Aceh (dok Humas USM)

Banda Aceh – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh menggelar kegiatan Dispora Goes To Campus: Pemuda Tanggap Bencana di Universitas Serambi Mekkah (USM), Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 185 mahasiswa USM dari berbagai program studi, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran pemuda, khususnya mahasiswa, dalam mitigasi dan penanggulangan bencana di Aceh.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor USM, Dr. Teuku Abdurahman, SH., Sp.N. Turut hadir Wakil Rektor III Dr. Hambali, M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. Jalaluddin, serta jajaran Dispora Aceh. Dari pihak Dispora, hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Syarifah Irma Henni, SE., MM., yang mewakili Kepala Dispora Aceh Teuku Banta Nuzullah.

Dalam sambutannya, Rektor USM menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi program Goes To Campus sebagai langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program Goes to Campus merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas generasi muda,” ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai bencana, termasuk peristiwa tsunami 2004 yang menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan peran aktif semua elemen, termasuk pemuda, menjadi sangat penting.

“Pemuda Aceh memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Dengan semangat keislaman, nilai gotong royong, serta kearifan lokal, pemuda dapat menjadi garda terdepan dalam mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), baik dari aspek pendidikan, partisipasi, maupun daya saing. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, serta menumbuhkan semangat kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Aceh Teuku Banta Nuzullah dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Syarifah Irma Henni menyampaikan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya berfokus pada aspek akademik semata. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas pemuda dalam menghadapi bencana.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana dan berkontribusi nyata bagi daerah,” pesannya.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, dengan materi seputar kebencanaan, peran pemuda, serta peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana di masa depan. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru