ACEH BARAT | Himpunan Mahasiswa Sains Keolahragaan (HIMASKOR) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar resmi terbentuk setelah melalui musyawarah yang berlangsung di Meulaboh pada September 2026. Pembentukan organisasi ini merupakan inisiatif mahasiswa jurusan Sains Keolahragaan untuk memperkuat kelembagaan sekaligus menyediakan ruang baru bagi pengembangan potensi dan aspirasi akademik mahasiswa di lingkungan kampus.
Proses pembentukan HIMASKOR diawali dengan sambutan para pimpinan fakultas. Ketua DPM FIK UTU, Sasrianda Waruwu, menyampaikan pentingnya kehadiran organisasi ini sebagai langkah strategis dalam mendukung kreativitas, pengembangan kepemimpinan, serta penyaluran minat dan bakat mahasiswa secara lebih terarah. Ketua Program Studi Sains Keolahragaan, Zakyyudin, SKM., M.Kes., memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa, seraya berharap HIMASKOR mampu berperan aktif dalam memajukan program studi serta menjadi motor penggerak prestasi dan kegiatan kemahasiswaan.
Kegiatan musyawarah diresmikan oleh Wakil Dekan III FIK UTU, yang menegaskan dukungan penuh dari sivitas akademika terhadap upaya pembentukan organisasi kemahasiswaan ini. Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan agenda utama, yaitu penetapan struktur organisasi HIMASKOR sekaligus pemilihan pimpinan periode 2026–2027. Berdasarkan hasil pemilihan, Al Julianda terpilih sebagai Ketua dan Aulia Syakila sebagai Wakil Ketua.
HIMASKOR FIK UTU diharapkan dapat menjadi wadah yang inklusif, progresif, serta profesional dalam menghimpun seluruh mahasiswa Sains Keolahragaan. Organisasi ini juga dituntut aktif dalam mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, hingga pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan integritas mahasiswa.
Pembentukan HIMASKOR FIK UTU menandai babak baru dalam dinamika mahasiswa Sains Keolahragaan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar. Melalui wadah ini, mahasiswa diharapkan semakin terbuka dalam berkontribusi dan meraih prestasi, baik di tingkat fakultas, universitas, maupun masyarakat luas. (*)









































