slot preparation.lsrs.lu

Jalan Nasional Raklunung Blangkejeren Berubah Jadi Sungai, Kendaraan Terjebak Genangan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 23:41 WIB

502,155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Jalan nasional di kawasan Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, kembali berubah menjadi “sungai” pada Sabtu malam, 9 Agustus 2025. Hujan deras yang mengguyur sejak sore membuat air meluap dan menggenangi badan jalan, menutup hampir seluruh permukaan aspal di titik tersebut. Kendaraan dari arah Kutacane menuju Blangkejeren maupun sebaliknya terpaksa memperlambat laju, sebagian bahkan nyaris terhenti karena ketinggian air yang menghalangi jalur.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Warga sekitar menyebut, setiap kali hujan lebat mengguyur, genangan air di Raklunung menjadi pemandangan rutin. Air yang tidak tertampung drainase meluber ke jalan, menciptakan genangan yang rawan menyebabkan kendaraan mogok dan kecelakaan. “Kalau hujan deras, apalagi malam, jalan ini seperti sungai. Air mengalir deras, kendaraan kecil kadang tak berani lewat,” kata seorang warga yang ditemui di lokasi.

Pantauan media di lokasi menunjukkan genangan menutupi hampir seluruh lebar jalan, dengan air yang memantulkan cahaya lampu toko dan lampu jalan. Deretan ruko di sisi kiri dan kanan, seperti sebuah rumah makan dan toko kelontong, terlihat sepi karena sebagian pintu sudah ditutup rapat. Pohon cemara kecil di pinggir jalan menjadi satu-satunya penanda ruang trotoar yang masih terlihat di tengah genangan. Butiran hujan yang masih turun menambah deras arus air di permukaan jalan. Marka jalan sama sekali tak terlihat, membuat kendaraan harus berjalan pelan sambil menebak posisi jalurnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pengemudi truk dan minibus mengeluhkan situasi tersebut. Selain memperlambat perjalanan, genangan di jalan nasional ini juga membuat mereka khawatir mesin kendaraan rusak. Lampu penerangan jalan yang minim menambah risiko bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari. “Kalau tidak hati-hati, bisa celaka. Airnya deras dan menutupi lubang-lubang jalan,” ujar seorang sopir angkutan umum.

Warga dan pengguna jalan mendesak pihak pengelola jalan nasional segera menindaklanjuti persoalan ini. Mereka menilai penanganan harus dilakukan menyeluruh, mulai dari perbaikan saluran drainase, peninggian badan jalan, hingga penambahan penerangan di titik rawan. “Ini jalan nasional, penghubung penting antara Kutacane dan Blangkejeren. Tidak seharusnya dibiarkan seperti ini setiap musim hujan,” tegas salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional terkait rencana penanganan. Sementara itu, prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Gayo Lues dalam beberapa hari ke depan. Tanpa langkah cepat, bukan tak mungkin Raklunung akan kembali menjadi “sungai” di tengah jalan nasional, mengancam keselamatan pengguna jalan dan mengganggu arus transportasi di jantung dataran tinggi ini. (RED)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru