HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Gubernur Aceh dan Empat Balai Kementrian PU Sepakat Perkuat Sinergi Infrastruktur di Aceh

ADMIN

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 16:30 WIB

50671 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita berharap dengan sinergi bersama balai-balai teknis di Aceh, pembangunan yang ada bisa lebih selaras dan tepat sasaran, terutama untuk kepentingan masyarakat,”

JAKARTA – Gubernur Aceh bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, S.T., M.T., menggelar pertemuan penting yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Balai Kementerian PUPR demi mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanah Rencong.

Dalam kesempatan itu, Heri Yugiantoro menegaskan kembali tugas dan fungsi BPJN Aceh, yakni memimpin, merencanakan, melaksanakan, serta mengendalikan pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan nasional di wilayah Aceh. “Fokus kami adalah memastikan seluruh program jalan nasional berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan lahan, hingga pengawasan teknis di lapangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Aceh menilai koordinasi ini krusial, mengingat Aceh masih membutuhkan infrastruktur yang memadai untuk membuka isolasi wilayah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi daerah. “Kita berharap dengan sinergi bersama balai-balai teknis di Aceh, pembangunan yang ada bisa lebih selaras dan tepat sasaran, terutama untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Gubernur yang hadir bersama Hj. Salmawati, S.E., M.M., anggota DPRA Ketua Badan Reintegrasi Aceh Dr. (Cand) Jamaluddin SH MH.

Pertemuan juga dihadiri oleh jajaran balai di bawah Kementerian PUPR, antara lain Tommy Permadhi (Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh), Ir. Zulkarnaini, S.P., S.T., M.Si (Kepala Balai Pengadaan Jasa Konstruksi Aceh), Zulkarnaen (Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Aceh), serta Syarifah Rahimah (Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh). Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Aceh.

Selain soal pembangunan jalan dan jembatan, pertemuan turut membahas peran strategis BP2JK dalam pengelolaan risiko pengadaan barang/jasa, pelaksanaan zona integritas, manajemen risiko, hingga penguatan kepatuhan internal. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Aceh tidak hanya bergantung pada program daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui balai-balai teknis. Dengan sinergi ini, diharapkan Aceh mampu mempercepat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.*

Berita Terkait

Tani Merdeka Sambut Langkah DPR, RUU Reforma Agraria Diharapkan Selesaikan Konflik Lahan Petani
Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Dalam Rangka Mewujudkan Aceh Selatan Maju dan Produktif; Tonicko Anggara: Ide dan Gagasan Konkret, Gerakan Progresif yang Konsisten Dari Pemuda Adalah Kunci
Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan
Sudah Beli Tanah ,Tetapi Nama Di Serifikat Nama Penjual, Silahkan Segera Ganti Nama
Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR
Pengamat Tegaskan Percakapan Budi Arie Hanya Pengandaian: Jangan Dipelintir Jadi Agenda Politik*
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB