Jakarta – 3 Februari 2026, Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek menilai kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, berhasil mendorong efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan strategis nasional yang berdampak langsung pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Ketua GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, menyampaikan bahwa MBG di bawah kepemimpinan Kepala BGN dijalankan dengan pendekatan yang terencana, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
“Kepemimpinan Kepala BGN menjadi faktor kunci dalam memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. Dampaknya terlihat jelas, mulai dari peningkatan kehadiran siswa di sekolah, penurunan potensi anak putus sekolah, hingga efek positif bagi ekonomi masyarakat,” ujar Ruslan dalam keterabgannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut GNI Jabodetabek, kehadiran MBG di sekolah-sekolah memberikan dukungan nyata bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap melanjutkan pendidikan. Asupan makanan bergizi yang terjamin membantu meningkatkan konsentrasi belajar sekaligus meringankan beban ekonomi rumah tangga.
Selain berdampak pada dunia pendidikan, pelaksanaan MBG juga dinilai berhasil menggerakkan perekonomian lokal. Pelibatan petani, peternak, nelayan, UMKM pangan, tenaga dapur, hingga distribusi logistik menunjukkan bahwa MBG memiliki efek berganda dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Program ini tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga produktif. Di bawah kepemimpinan Kepala BGN, rantai pasok pangan lokal diperkuat dan ekonomi kerakyatan ikut bergerak,” jelas Ruslan.
GNI Jabodetabek menegaskan bahwa efektivitas MBG sejalan dengan komitmen pemerintah dan Presiden Republik Indonesia dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, GNI Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Gizi Nasional dalam menjaga keberlanjutan dan perluasan program MBG.
“MBG merupakan investasi jangka panjang bangsa. Dengan kepemimpinan yang profesional dan berintegritas di Badan Gizi Nasional, kami optimistis program ini akan terus memberikan manfaat luas bagi masa depan Indonesia,” tutup Ruslan.








































