slot preparation.lsrs.lu

FOMPA : Potongan Dana Outsus Untuk Daerah Mengkhianati Perjuangan Rakyat Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 November 2023 - 21:00 WIB

50627 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Ricky Udayara,SE.I Ketua Forum Masyarakat Peduli Aceh (FoMPA) mengatakan wacana dan isu yang di duga bentuk konspirasi antara Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan Banggar DPRA untuk mengurangi porsi daerah menjadi 20 persen terhadap pengalokasian dana Outsus Aceh adalah indikasi penghianatan terhadap perjuangan Rakyat Aceh yang sudah tertuang di dalam MOU Helsinki dan Undang Undang Pemerintahan Aceh No 11 Tahun 2006.

Pemerintah pusat memberikan dana Outsus kepada Aceh sejak tahun 2008 hingga tahun 2023 yang telah berlangsung hampir 16 tahun, merupakan salah satu isi kesepakatan dalam MOU Helsinki dan di tuangkan dalam undang Undang Pemerintahan Aceh Nomor 11 Tahun 2006 . Sejauh ini telah Bayak membantu Rakyat Aceh untuk bangkit membangun Aceh ke arah yang lebih baik. untuk diketahui, mulai tahun 2023, penerimaan Aceh dari dana otsus berkurang 1 persen dari sebelumnya 2 persen dari platform Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.

“Pada tahun 2023, Aceh hanya menerima 1 persen dana Otonomi Khusus (Otsus).Dana tersebut berasal dari platform Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.Jika pada tahun 2022 Aceh mendapatkan Rp 7,560 triliun dana Otsus, maka tahun 2023 tinggal Rp 3,9 triliun atau setengahnya.” Sebut Ricky. Sabtu (18/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah provinsi Aceh juga seharusnya ikhlas dengan memberikan porsi pengelolaan dana Outsus yang lebih besar dari pada provinsi. Sebagaimana diketahui sebelumnya porsi pengelolaan dana Outsus 60:40 yaitu 60 persen oleh provinsi dan 40 persen kabupaten/kota.
Walaupun sebelumnya porsinya 20:80 (20 persen provinsi dan 80 persen daerah).

Tapi hari ini sepertinya TAPA dan Banggar DPRA diduga melakukan konspirasi untuk mengurangi porsi pengelolaan dana Outsus untuk kabupaten dengan porsi 80:20 (80 persen untuk provinsi dan 20 persen daerah) tentunya ini sangat menyakitkan masyarakat Aceh. Sebab jelas program program kabupaten lah yang lebih menyentuh rakyat Aceh sejauh ini.

Kita faham kata Ricky, bahwa ini adalah tahun politik yang sarat akan kepentingan sejumlah pihak. Namun momen ini jangan sampai di manfaatkan untuk merusak tatanan pemerintah yang sedang berjalan sekarang.

Lobi lobi dan bergining seperti ini terkesan kekanak Kanakan. Karena keinginan sejumlah pihak yang tidak mewakili kepentingan rakyat Aceh. Dan kita juga harus jujur penggunaan dana Outsus sendiri sebenarnya belum efektif dan berdampak banyak terhadap rakyat Aceh. Karena para pemangku kepentingan terlena dengan mekanisme bagi bagi porsi.

Karena yang dibutuhkan rakyat Aceh adalah pemerataan pembangunan yang berdampak langsung terhadap nasib Rakyat Aceh. Tegas Ricky. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru