Film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Perjuangan Dyslexia Kenneth Trevi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 00:38 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Kisah inspiratif kembali hadir melalui YouTube series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” yang mengangkat perjalanan hidup Kenneth Trevi sebagai anak dengan dyslexia. Kenneth dikenal sebagai penyanyi dan aktor yang berasal dari Kota Bandung.

Kenneth Trevi kepada awak media pada Senin (13/4/2026) mengatakan, series tersebut menghadirkan cerita yang jujur, emosional, sekaligus penuh harapan melalui pendekatan sinematik yang hangat dan dekat dengan realitas. Proyek tersebut menjadi ruang refleksi bagi penonton untuk memahami bahwa setiap perjalanan hidup memiliki ritme dan makna tersendiri.

Dalam proses produksi, Kenneth menghadapi tantangan emosional yang tidak ringan, terutama saat harus menyampaikan dialog panjang di depan kamera. Ia mengaku kesulitan merangkai kata menjadi kalimat utuh, sering terbalik dalam menyusun struktur, hingga kehilangan makna dari dialog yang diucapkan. Dengan dukungan sang ibu, dialog dipecah menjadi bagian kecil agar lebih mudah dipahami, sehingga perlahan Kenneth mampu membangun kepercayaan diri untuk menyampaikan perannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tantangan teknis, tekanan emosional muncul saat Kenneth harus beradu akting dengan ibunya sendiri, Yuly (Li Ling). Ia merasakan kesedihan dan rasa bersalah ketika melihat ibunya menangis dalam adegan, meskipun telah memahami bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari akting. Kondisi tersebut menjadi ujian emosional yang memperkaya pengalaman personal sekaligus performanya sebagai pemeran utama.

Kolaborasi antara Kenneth dan Yuly menghadirkan dinamika yang kuat di layar. Kenneth merasakan kenyamanan, keamanan, dan kebahagiaan saat bekerja bersama ibunya, yang juga berperan sebagai pembimbing dalam proses pendalaman karakter. Yuly membantu Kenneth memahami emosi melalui pengalaman nyata, mengingat keterbatasannya dalam memahami konsep abstrak, sekaligus mendorongnya untuk tetap menjadi diri sendiri dalam setiap adegan.

Melalui series tersebut, Kenneth menyampaikan pesan kuat kepada anak-anak dengan dyslexia bahwa perbedaan bukanlah kekurangan. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki cara belajar dan berkembang yang unik, serta perjalanan yang tidak harus terburu-buru. Dengan penuh keyakinan, ia mengajak penonton untuk terus melangkah tanpa menyerah, karena setiap proses membawa mereka lebih dekat menuju “suatu hari” yang diimpikan.

Sebagai pemeran yang menghidupkan kisahnya sendiri, Kenneth menjaga kejujuran cerita dengan berakting secara natural berdasarkan pengalaman pribadi. Ia mengakui tantangan terbesar terletak pada menghidupkan kembali emosi negatif di saat kondisi emosional sedang stabil. Meski demikian, ia berkomitmen untuk menyampaikan cerita secara autentik tanpa mengubah esensi perjalanan hidupnya.

Dari sisi Yuly, proses menghidupkan kembali perjalanan membesarkan Kenneth menghadirkan gelombang emosi yang kompleks. Ia kembali mengingat fase kebingungan, kelelahan, hingga ketidakpastian dalam memahami kondisi anaknya. Namun, pengalaman tersebut juga membuka ruang syukur karena perjalanan panjang yang telah dilalui bersama ternyata membuahkan pertumbuhan dan kekuatan yang luar biasa.

Yuly juga menulis lagu berjudul “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” bersama Rulli Aryanto sebagai refleksi hubungan dirinya dengan Kenneth. Lagu tersebut lahir dari pertanyaan “kapan” yang terus muncul dalam perjalanan mereka, hingga akhirnya menemukan jawaban dalam keyakinan “suatu hari”. Lagu tersebut menggambarkan perjalanan dua individu dengan keterbatasan masing-masing yang memilih untuk terus berjalan, bertumbuh, dan saling menggenggam menuju masa depan yang sama.

Dalam proses produksi, Yuly melihat perkembangan Kenneth bukan hanya secara kemampuan, tetapi juga dari sisi kepercayaan diri dan pemahaman diri. Ia menekankan pentingnya menjaga proses agar tetap aman, nyaman, dan membahagiakan, sehingga pertumbuhan terjadi secara alami. Pengalaman tersebut memperlihatkan perubahan yang terasa, di mana Kenneth mulai menemukan potensi baru dalam dirinya sebagai kreator.

Sebagai produser, Rulli Aryanto memiliki visi untuk menghadirkan cerita yang autentik sekaligus berdampak luas. Ia melibatkan Yuly dalam penulisan naskah serta orang-orang yang memiliki peran dalam kehidupan Kenneth, termasuk guru musiknya sejak kecil. Proses produksi juga dilakukan di lokasi yang memiliki nilai historis dalam perjalanan Kenneth, seperti tempat terapi sejak usia dini.

Pendekatan sinematik series tersebut diperkaya dengan pengambilan gambar di Bandung dan Cirebon, serta menghadirkan unsur edukasi melalui berbagai lokasi budaya dan kuliner. Dengan sentuhan penyutradaraan dari Bayu Lesmana, cerita disajikan secara emosional sekaligus informatif, sehingga mampu menjangkau penonton dari berbagai latar belakang.

Untuk pengembangan jangka panjang, Rulli merancang “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” sebagai series berkelanjutan yang akan dirilis dua sesi setiap tahun. Setiap sesi akan terdiri dari tiga episode yang mengangkat kisah perjuangan anak-anak berkebutuhan khusus di bawah naungan TemanHebat Records dan SENADA Digital Records, dengan Kenneth sebagai pusat cerita.

Produksi “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” didukung oleh TemanHebat Records dan Senada Digital Records sebagai eksekutif produser yang mengawal keseluruhan proses. Peran produser dijalankan oleh Rulli Aryanto bersama Yuly (Li Ling) yang turut menghadirkan sentuhan personal dalam cerita.

Naskah ditulis oleh Rulli Aryanto bersama Tety Widiasuti, sementara penyutradaraan dipercayakan kepada Bayu Lesmana. Di depan layar, Kenneth Trevi tampil bersama Yuly, Prilia Susy Agusty, dan Om Bagus sebagai pemeran utama.

Dari sisi visual, Denny Boy Lahumeten dan Lamhot Tobing bertanggung jawab sebagai Director of Photography. Pengolahan audio ditangani oleh Kunamkane dan PasarLagu, dengan dukungan produksi dari BELAJARAKTINGS yang memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.

“Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” menghadirkan lebih dari sekadar tontonan. Kisahnya membawa perjalanan emosional yang mengajak penonton memahami arti proses, keberanian, dan harapan dalam kehidupan.

Series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” bisa langsung kita tonton di sini: https://youtube.com/playlist?list=PLoajZXAvFJHolsh3WUYTT70baKntYuWQS&si=OSI9nKih11q9hl0o

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri
Sidang Praperadilan Pertama H. Erwin: Pengacara Kritik Proses Penyidikan Kasus Klien
Wakajati Jawa Barat Dr. Taufan Zakaria Tegaskan Komitmen Integritas dan Strategi Kerja Terukur dalam Apel Gabungan Awal Tahun 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Wajibkan Instansi Publikasikan Anggaran di Media Sosial
Konsolidasi Tanah Buahkan Hasil: Lingkungan Asri, Harga Tanah Naik Tiga Kali Lipat
Rakor dengan Kepala Daerah Se-Jawa Barat, Menteri Nusron Ungkap Skema Penggantian dan Sanksi Alih Fungsi Lahan Sawah
Jalankan Amanat Perpres 12/2025, Menteri Nusron Minta Pemerintah Daerah di Jawa Barat Lakukan Revisi Rencana Tata Ruang
Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:13 WIB

Tolak Tambang Beutong Ateuh, Mantan Anggota DPRK Nagan Raya Minta Pemkab Cabut Izin

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:51 WIB

Persoalan Bantuan Korban Banjir di Kuta Trieng Dan Lami Pemkab Nagan Raya Langsung Tangani

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:43 WIB

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:13 WIB

Kementerian Agrarierdana Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:07 WIB

Tawarkan Sembilan Program Kerja Sama dengan KPK, Sahli ATR/BPN Ungkap Keuntungan bagi Pemerintah Daerah Se-Sulut

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB

Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:08 WIB

Bupati TRK Buka Rakor Layanan Call Center 112 di Nagan Raya

Senin, 11 Mei 2026 - 16:39 WIB

170 CJH Asal Nagan Raya Dilepas Oleh Bupati TRK Dan Dirangkai Prosesi Peusijuek

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Jalan Baru TMMD Abdya Permudah Petani Angkut Hasil Panen

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:23 WIB