DIRPM UUI dan LPPM USK Tandatangan PKS: Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengabdian Masyarakat

ADMIN

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 16:27 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIRPM UUI dan LPPM USK Tandatangan PKS: Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengabdian Masyarakat

BANDA ACEH 22 MEI– Direktorat Inovasi, Riset dan Pengabdian Masyarakat (DIRPM) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Sidang LPPM USK, Banda Aceh, Rabu (21/5/2025).

Penandatanganan PKS ini dilakukan oleh Wakil Rektor III UUI, Periskila Dina Kali Kulla MSc dan Ketua LPPM USK Prof Dr Mudatsir MKes. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan dari kedua institusi, dosen, serta perwakilan unit terkait yang turut mendukung inisiatif kolaboratif ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Rektor UUI, Dr Mutiawati MPd dalam pernyataannya menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan institusi.

“Kerja sama ini adalah bagian dari strategi kami menuju visi UUI sebagai World Class Cyber University. Kami meyakini bahwa sinergi dengan LPPM USK akan memperkuat posisi UUI dalam riset dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat tata kelola berbasis mutu,” ujar Mutiawati.

Ia menambahkan, latar belakang kerja sama ini berangkat dari komitmen bersama kedua institusi untuk memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma.

Sementara itu, Periskila mengatakan UUI telah secara aktif menjalin kemitraan dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri, termasuk melakukan benchmarking ke Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) USK untuk meningkatkan mutu tata kelola pendidikan tinggi.

LPPM USK sebagai institusi riset terkemuka di Aceh memiliki beragam program unggulan dalam penelitian dan pengabdian yang dapat disinergikan bersama UUI, sehingga mampu mendorong terciptanya dampak nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Mudatsir mengatakan LPPM USK memiliki berbagai program unggulan dalam penelitian dan pengabdian yang siap bersinergi dengan DIRPM UUI.

Ruang lingkup PKS ini mencakup empat bidang utama: kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penyelenggaraan kegiatan ilmiah seperti seminar dan workshop, pengembangan kompetensi dosen dan peneliti, serta kegiatan lain yang disepakati bersama.

UUI menilai kerja sama ini memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian, penguatan kapasitas SDM, serta pembentukan model tata kelola riset dan pengabdian yang lebih terstruktur.

Salah satu dampak nyata adalah terbukanya peluang bagi dosen dan mahasiswa UUI untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan teknis dari LPPM USK, termasuk dalam penyusunan proposal hibah penelitian dan pengabdian.

Selain itu, kerja sama ini juga akan mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), melalui pelibatan mahasiswa dalam kegiatan riset kolaboratif dan pengabdian masyarakat, seperti program di desa binaan atau sekolah mitra.

Penandatanganan PKS ini menjadi tonggak baru bagi DIRPM UUI dan LPPM USK dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berdampak luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

 

Berita Terkait

Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai
Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh
Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Polri Pastikan Tindakan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Sudah Sesuai Prosedur

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Kuasa Hukum Soroti Dugaan Cacat Prosedur Penyitaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Mahfud MD Soroti Kemajuan dan Ketimpangan, Serukan Perbaikan Integritas Kekuasaan di Usia 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Saksi LKPP Jelaskan Mekanisme e-Katalog dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Pemerintah Kejar Revisi UUPA Tahun Ini, Menkum: Presiden Perintahkan Selesaikan Persoalan Aceh Jelang Otsus Berakhir 2027

Berita Terbaru