HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Dari Pelosok Aceh Timur, Arpin Menaklukkan Mimpi Jadi Sarjana: “Bikin Ibu Bangga, Itu Tujuan Hidup Saya!”

denny

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 23:03 WIB

50561 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arpin, Mahasiswa USM yang tidak pernah menyerah (dok Humas USM)

Arpin, Mahasiswa USM yang tidak pernah menyerah (dok Humas USM)

Banda Aceh – Di balik senyum lelah seorang pemuda dari Desa Selemak, Aceh Timur, tersembunyi cerita perjuangan yang luar biasa. Namanya Arpin. Anak kampung biasa dengan mimpi luar biasa jadi sarjana di Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh. Kedengarannya sederhana, tapi buat Arpin, ini adalah misi hidup yang ia perjuangkan habis-habisan.

Lahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan, Arpin tahu betul jalan yang akan ia tempuh nggak bakal mudah. Tapi justru di sanalah semangatnya menyala. Bukannya ciut, Arpin memilih menghadapi semua keterbatasan dengan kepala tegak dan hati membara. Ia pun mantap memilih Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam (FAI), sebagai panggung perjuangannya.

“Saya tahu ini tidak gampang, tapi saya juga tahu saya gak boleh menyerah,” kata Arpin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidup Serba Pas-pasan, Tapi Semangat Nggak Pernah Tipis

Kehidupan Arpin selama kuliah penuh dengan kisah yang bikin mata berkaca-kaca. Pernah kelaparan karena nggak punya uang buat makan? Sudah. Pernah tidur di sekretariat organisasi karena nggak mampu bayar kos? Itu udah biasa. Tapi satu hal yang nggak pernah hilang dari Arpin yaitu semangat belajar.

Ia tetap rajin kuliah, aktif organisasi, dan terus mengasah kemampuan komunikasi. Segala keterbatasan justru membuatnya semakin tangguh. Ia bukan cuma belajar di kelas, tapi juga belajar tentang hidup, tentang bertahan, berjuang, dan bermimpi besar meski dari titik nol.

Momen Haru: Skripsi Tuntas, Gelar Sarjana di Tangan

Hari yang dinanti pun tiba. Sabtu, 24 Mei 2025, Arpin menjalani sidang skripsi alias Munaqasyah. Dengan nilai memuaskan, ia resmi menyandang gelar sarjana. Tangis haru pun pecah. Bukan karena lelah, tapi karena mimpi yang ia peluk sejak lama akhirnya jadi nyata.

“Saya persembahkan ini untuk ibu saya. Beliau selalu mendoakan saya, meski saya jauh dari rumah,” ucap Arpin, menahan haru.

Di balik suksesnya, ada sosok ibu yang jadi sumber kekuatan. Meski harus meninggalkan pelukan hangat sang bunda demi kuliah di kota, Arpin tahu, tiap langkahnya didorong oleh cinta dan doa ibu tercinta.

Bukan Sekadar Lulus, Tapi Menginspirasi

Kisah Arpin bukan cuma soal perjuangan meraih gelar, tapi juga soal bagaimana keteguhan dan cinta bisa mengalahkan segala keterbatasan. Ia membuktikan bahwa kamu tidak perlu lahir di kota besar atau punya uang berlimpah untuk bermimpi tinggi. Yang kamu butuh cuma satu tekad baja dan hati yang tidak gampang nyerah.

Sekarang, Arpin siap membuka lembaran baru. Entah itu melanjutkan studi, atau terjun ke dunia kerja, satu hal pasti, dia akan terus melangkah dengan semangat yang sama,  semangat untuk membuat ibu bangga dan menginspirasi anak muda lain di seluruh Indonesia.

“Kerja keras saya bukan buat pamer, tapi buat jadi bukti bahwa siapa pun bisa berhasil asal tidak menyerah,” tutup Arpin.

 

Kisah Arpin adalah pengingat bahwa kadang, dari tempat terpencil sekalipun, bisa lahir cahaya yang menyinari banyak jiwa. Keep dreaming, keep fighting!

 

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:26 WIB

Ancaman Demokrasi di Balik Tuntutan Masa Jabatan Kepala Desa Tanpa Batas

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB