HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Dari Pelosok Aceh Timur, Arpin Menaklukkan Mimpi Jadi Sarjana: “Bikin Ibu Bangga, Itu Tujuan Hidup Saya!”

denny

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 23:03 WIB

50576 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arpin, Mahasiswa USM yang tidak pernah menyerah (dok Humas USM)

Arpin, Mahasiswa USM yang tidak pernah menyerah (dok Humas USM)

Banda Aceh – Di balik senyum lelah seorang pemuda dari Desa Selemak, Aceh Timur, tersembunyi cerita perjuangan yang luar biasa. Namanya Arpin. Anak kampung biasa dengan mimpi luar biasa jadi sarjana di Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh. Kedengarannya sederhana, tapi buat Arpin, ini adalah misi hidup yang ia perjuangkan habis-habisan.

Lahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan, Arpin tahu betul jalan yang akan ia tempuh nggak bakal mudah. Tapi justru di sanalah semangatnya menyala. Bukannya ciut, Arpin memilih menghadapi semua keterbatasan dengan kepala tegak dan hati membara. Ia pun mantap memilih Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam (FAI), sebagai panggung perjuangannya.

“Saya tahu ini tidak gampang, tapi saya juga tahu saya gak boleh menyerah,” kata Arpin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidup Serba Pas-pasan, Tapi Semangat Nggak Pernah Tipis

Kehidupan Arpin selama kuliah penuh dengan kisah yang bikin mata berkaca-kaca. Pernah kelaparan karena nggak punya uang buat makan? Sudah. Pernah tidur di sekretariat organisasi karena nggak mampu bayar kos? Itu udah biasa. Tapi satu hal yang nggak pernah hilang dari Arpin yaitu semangat belajar.

Ia tetap rajin kuliah, aktif organisasi, dan terus mengasah kemampuan komunikasi. Segala keterbatasan justru membuatnya semakin tangguh. Ia bukan cuma belajar di kelas, tapi juga belajar tentang hidup, tentang bertahan, berjuang, dan bermimpi besar meski dari titik nol.

Momen Haru: Skripsi Tuntas, Gelar Sarjana di Tangan

Hari yang dinanti pun tiba. Sabtu, 24 Mei 2025, Arpin menjalani sidang skripsi alias Munaqasyah. Dengan nilai memuaskan, ia resmi menyandang gelar sarjana. Tangis haru pun pecah. Bukan karena lelah, tapi karena mimpi yang ia peluk sejak lama akhirnya jadi nyata.

“Saya persembahkan ini untuk ibu saya. Beliau selalu mendoakan saya, meski saya jauh dari rumah,” ucap Arpin, menahan haru.

Di balik suksesnya, ada sosok ibu yang jadi sumber kekuatan. Meski harus meninggalkan pelukan hangat sang bunda demi kuliah di kota, Arpin tahu, tiap langkahnya didorong oleh cinta dan doa ibu tercinta.

Bukan Sekadar Lulus, Tapi Menginspirasi

Kisah Arpin bukan cuma soal perjuangan meraih gelar, tapi juga soal bagaimana keteguhan dan cinta bisa mengalahkan segala keterbatasan. Ia membuktikan bahwa kamu tidak perlu lahir di kota besar atau punya uang berlimpah untuk bermimpi tinggi. Yang kamu butuh cuma satu tekad baja dan hati yang tidak gampang nyerah.

Sekarang, Arpin siap membuka lembaran baru. Entah itu melanjutkan studi, atau terjun ke dunia kerja, satu hal pasti, dia akan terus melangkah dengan semangat yang sama,  semangat untuk membuat ibu bangga dan menginspirasi anak muda lain di seluruh Indonesia.

“Kerja keras saya bukan buat pamer, tapi buat jadi bukti bahwa siapa pun bisa berhasil asal tidak menyerah,” tutup Arpin.

 

Kisah Arpin adalah pengingat bahwa kadang, dari tempat terpencil sekalipun, bisa lahir cahaya yang menyinari banyak jiwa. Keep dreaming, keep fighting!

 

Berita Terkait

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027
Dua Dosen Universitas Serambi Mekkah Masuk Daftar Top 2% Peneliti Dunia 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru