Bupati Gayo Lues Sebut Kunjungan Menteri PUPR Bentuk Komitmen Pemerintah Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:12 WIB

50214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Kehadiran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia di Kabupaten Gayo Lues menandai keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak berat akibat banjir bandang. Kunjungan ini dimaknai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian langsung terhadap kondisi kerusakan jalan, jembatan, serta sarana vital lainnya di kabupaten yang berada di wilayah tengah Aceh tersebut. Menteri PUPR tiba di Gayo Lues pada Minggu (4/1/2026) dan setelah meninjau langsung lokasi terdampak, beliau kembali ke Jakarta untuk menghadiri rapat dengan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kunjungan Menteri PUPR memiliki makna penting dalam proses awal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Menurutnya, tujuan utama dari kunjungan adalah memastikan secara langsung kondisi kerusakan sarana dan prasarana yang menjadi kewenangan kementerian, utamanya yang terdampak langsung oleh banjir bandang beberapa pekan sebelumnya. Salah satu titik terparah yang dikunjungi adalah jalan lintas utama dari Kabupaten Aceh Tenggara menuju Gayo Lues. Jalur ini dinilai sangat krusial karena menjadi akses utama logistik warga, termasuk distribusi bahan pokok dan bantuan pascabencana.

Bupati mengatakan momen ini menjadi sangat penting karena Menteri PUPR turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan sejauh mana tingkat kerusakan. Dari situ, kata dia, Menteri memerintahkan langsung kepada satuan kerja di bawah kementerian, termasuk Balai Pelaksana Jalan Nasional dan pihak pelaksana proyek, untuk segera merumuskan langkah teknis penanganan. Tujuannya adalah agar perbaikan jalan tidak sekadar bersifat sementara, tetapi bisa memberikan solusi permanen agar bencana serupa di masa akan datang tidak kembali memutus akses yang vital bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kementerian, menurut penjelasan Bupati, saat ini tengah mengkaji pendekatan teknis terbaik untuk pemulihan jalan, terutama mengingat kondisi geografi yang berat dan tanah yang labil di sepanjang jalur Aceh Tenggara–Gayo Lues. Ia berharap, proses percepatan yang dijanjikan tidak hanya menyentuh jalan nasional, tetapi meluas hingga jalan provinsi hingga kabupaten yang turut terdampak.

Bupati menyampaikan, Menteri PUPR juga telah memastikan bahwa seluruh jenis infrastruktur yang rusak akibat bencana akan mendapat penanganan, tanpa berorientasi pada status kewenangan. Ini menjadi kabar baik bagi pemerintah daerah yang selama ini terkendala oleh batasan kewenangan pengelolaan infrastruktur. Pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR, telah menunjukkan bahwa dalam kondisi bencana, pendekatan kolaboratif dan terpadu menjadi dasar utama penanganan.

Kehadiran Menteri PUPR dinilai sebagai bukti nyata keterlibatan langsung pemerintah pusat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Menurut Bupati Suhaidi, ini merupakan bentuk kehadiran negara tidak hanya bagi Gayo Lues, tetapi juga bagi daerah-daerah lain yang terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah agar seluruh penanganan bencana, termasuk respons terhadap potensi bencana susulan, dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

Sebelumnya, Bupati menjelaskan bahwa akses jalan dari Aceh Tenggara menuju Gayo Lues sebenarnya sempat terbuka kembali, meskipun hanya bisa dilewati oleh kendaraan berpenggerak ganda (double gardan). Namun, akibat longsor susulan yang terjadi dua hari lalu, jalur tersebut kembali tertutup sepenuhnya. Tak hanya terjadi longsor berupa timbunan material dari tebing, tetapi juga amblasnya badan jalan yang membuat upaya perbaikan menjadi lebih sulit dan berisiko tinggi bagi para pekerja di lapangan.

Bupati menambahkan bahwa kunjungan Menteri PUPR tidak dilakukan secara tiba-tiba. Sebelumnya, Gayo Lues juga telah dikunjungi oleh para pejabat eselon satu dari kementerian, termasuk Direktur Jenderal Bina Marga dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air. Mereka secara khusus meninjau kerusakan pada badan sungai yang berada di sepanjang jalur Aceh Tenggara–Gayo Lues maupun arah Gayo Lues ke wilayah Abdya. Banyak ruas jalan yang letaknya sangat berdekatan dengan aliran sungai atau bahkan berada tepat di sisi sungai, mengakibatkan kerusakan lebih parah saat bencana banjir dan longsor terjadi secara bersamaan.

Dalam konteks ini, Bupati menekankan perlunya penanganan infrastruktur secara menyeluruh, tidak terpisah antara jalan dan sungai. Menurutnya, akan sia-sia jika jalan diperbaiki sementara struktur sungai dibiarkan rusak, karena kerusakan dapat terulang kembali saat curah hujan tinggi melanda. Oleh sebab itu, ia menyambut baik rencana penanganan terpadu dari kementerian, di mana proses perbaikan jalan akan dilakukan bersamaan dengan normalisasi sungai di titik-titik rawan longsor dan banjir.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR berencana membangun jembatan permanen untuk menggantikan sejumlah jembatan yang rusak berat. Namun, sambil menunggu pengerjaan jembatan permanen yang memerlukan waktu perencanaan dan pembangunan, kementerian terlebih dahulu akan membangun jembatan darurat. Jembatan darurat ini akan digunakan sebagai solusi sementara bagi masyarakat untuk mengakses kembali wilayah Kecamatan Dabun Gelang dan Rumah Sakit Umum Daerah yang vital bagi layanan kesehatan masyarakat.

Dengan sejumlah langkah yang telah dan akan dilakukan ini, Bupati Suhaidi menyatakan optimismenya bahwa Gayo Lues akan segera bangkit dari dampak bencana. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus menjalin komunikasi erat dengan kementerian serta mendukung semua proses yang dibutuhkan, termasuk penyediaan lahan dan data teknis. Pemerintah daerah berharap dukungan penuh pemerintah pusat dapat mempercepat proses pemulihan dan memberikan jaminan keamanan infrastruktur bagi masyarakat Gayo Lues di masa mendatang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor
Polres Gayo Lues Bangun Sumur Bor Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Kec. Dabun Gelang
Peringatan Isra’ Mi’raj di Tenda Pengungsian BLK Desa Lempuh, Wujud Penguatan Iman dan Semangat Pascabencana di Gayo Lues
Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi
Akses ke Kecamatan Pining Masih Terputus, Distribusi Bantuan Gayo Lues Terkendala
Bandara Blangkejeren Jadi Andalan Gayo Lues Jaga Konektivitas Saat Darurat
Pemulihan Jalur Aceh Timur–Gayo Lues Hampir Rampung, Akses Fungsional Segera Terhubung

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:30 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Pergantian Pasukan dalam Kegiatan Bakti Sosial di Kampung Pining

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:38 WIB

Sosok Humanis Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Alibasyah Hadir dengan Doa dan Kepedulian

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:37 WIB

Dana Darurat Rp24 M Mandek, Pemko Subulussalam Dikecam: Jangan Jual Kemiskinan & Bencana!

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:59 WIB

Sebanyak 519 Keluarga Terdampak Bencana di Gayo Lues Terima Dana Tunggu Hunian

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Aksi Kemanusiaan dalam Pemulihan Fasilitas Umum Pascabencana di Kecamatan Pining

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 01:29 WIB

BWS Sumatera I Kerahkan Alat Berat untuk Pemulihan Pascabanjir di Aceh

Senin, 5 Januari 2026 - 01:27 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan untuk Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Sejumlah Aktifis Temukan Bantuan Menumpuk di Gudang BPBD Agara

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:39 WIB