slot preparation.lsrs.lu

Bukan Hari Guru Biasa, Tahun ini Gayo Lues Tuan Rumah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 25 November 2023 - 21:40 WIB

50879 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Bagi guru dan masyarakat Gayo Lues tahun ini bukan hari guru  biasa tetapi peringatan hari guru yang luar biasa. Bagaimana tidak tahun ini peringatan hari guru se Aceh di pusatkan di Gayo Lues.

Apalagi  dengan aksi luar biasa dari group Marching Band Gita Handayani yangn ikut mewarnai  HUT PGRI ke 78. Dengan atraksi penari dan penabu dram yang luar biasa menggetarkan lapangan pancasila. Aksi Marching Band gita  Handayani menjadi satu pertunjukan yang sangat menarik pada HUT PGRI ke 78 .

Ditambah lagi permainan tari saman yang dimainkan oleh para bapak guru ikut menyemarakan HUT PGRI yang ke 78 pada Minggu 25/11/23  dilapangan pancasila.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hut PGRI 78  dihadiri PJ. Bupati Gayo Lues juga Kadisdik Aceh mewakili PJ. Gubenur Aceh. PLH Kadis Pendidikan Aceh Ketua dan pengurusu PGRI Aceh. Anggota DPRI RI. Forkompimda , Anggota DPRA Aceh Jajaran SKPK Gayo Lues. Ka. Cabdin Disdik  seluruh Aceh.

Pada HUT PGRI tahun ini PJ. Bupati Gayo Lues drs. Alhudri, MM. mengatakan ada tiga tujuan yang ingin dicapai dalam memperingati hari guru nasional dan 78 yakni yang pertama mengungkapkan peran strategis guru dan tenaga pendidikan dalam membangun sikap keterampilan dan pengetahuan dalam meningkatkan mutu pendidikan yang.  kedua meneladani semangat dan meditasi guru sebagai pendidik profesional dan bermartabat.  yang ketiga meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya kedudukan dan peran strategis guru dan tenaga kependudukan.

Seiring waktu  dengan terus bergerak untuk menjadi pintar atau memiliki akhlak yang  mulia,  tetapi harus diimbangi dengan  kemampuan kreatif, Belajar untuk semua anak Merdeka yang sama seperti 78 tahun lalu. Bangsa Indonesia lepas dari pengaruh pihak manapun dalam menentukan masa depannya,  diberikan kepada pelajar Merdeka belajar memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mempelajari apapun.  yang bertugas dalam membangun kepercayaan dari siswa-siswinya untuk bertanya menjawab berpikir kritis dan menciptakan hal-hal baru untuk berinovasi sesuai dengan apa yang mereka cita-citakan dengan demikian Pancasila serta Unggul dalam bidangnya.

“kita melihat tentang sejarah peringatan hari guru nasional simbol keistimewaan dalam bidang kependidikan Kita patut bersyukur banyak komitmen pembangunan.  Sektor pendidikan di Aceh telah dimulai sejak awal kemerdekaan bangsa kita ini sudah sangat menyadari betapa pentingnya pendidikan bagi keberlangsungan pembangunan di daerah maupun nasional.  sejalan dengan hal tersebut pemerintah Aceh tahun 2012.  pada pendidikan formal penyedia pendidikan beasiswa. upaya pemerataan guru di seluruh daerah serta peningkatan mutu atau kompetensi guru dan siswa serta beberapa kegiatan prioritas lainnya.

Aceh sudah merai berbagai Prestasi baik nasional maupun internasional sebagai contoh prestasi internasional pada tahun   2018 sebanyak  88 siswa. Selioan itu presentasi jumlah siswa yang diterima dari jumlah siswa yang mendaftar maka Aceh meraih peringkat pertama presentasi kelulusan SMBP yang masuk perguruan tinggi ini tahun 2023,86% , beberapa  kepala sekolah yang prestasi pada event diselenggarakan oleh pemerintah Korea Internasional .( Abdiansyah )

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru