Bricket LK Coffee: Inovasi Ramah Lingkungan dari Gampong Lamkeunung

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 03:12 WIB

501,686 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Sebuah inovasi unik hadir dari Gampong Lamkeunung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar. Bricket LK Coffee, produk berbentuk arang yang terbuat dari ampas kopi (coffee logs), kini mulai menarik perhatian sebagai solusi ramah lingkungan dan berdaya guna tinggi. Usaha ini telah berjalan sejak Januari 2025 dan pertama kali dikenalkan pada peresmian Gampong Lamkeunung sebagai Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) ke-25 pada Februari 2025.

Bricket LK Coffee merupakan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Lamkeunung. Saat ini, usaha ini melibatkan 12 pekerja yang seluruhnya adalah ibu-ibu dari Gampong Lamkeunung. Dengan harga jual Rp1.000 per pcs atau Rp20.000 per kemasan, produk ini menawarkan nilai ekonomis yang menjanjikan bagi masyarakat setempat.

Namun, produksi masih terbatas karena proses pembuatan yang masih dilakukan secara manual. Dengan hanya mengandalkan satu mesin sederhana, kapasitas produksi harian hanya mencapai 100 pcs. Padahal, menurut Ibu Wina, salah satu penggerak usaha ini, potensi produksi sebenarnya bisa mencapai 1.200 pcs per hari apabila didukung dengan tambahan mesin yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keuchik Gampong Lamkeunung, Amiruddin Idris, mengungkapkan bahwa usaha bricket ini akan menjadi fokus utama pada tahun 2026. Rencananya, pengembangan usaha akan menggunakan dana desa, serta terbuka bagi investor yang ingin berkontribusi dalam memajukan ekonomi masyarakat di Gampong Lamkeunung.

Dukungan terhadap usaha ini juga datang dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Aceh. Pada Selasa, 11 Maret 2025, Agen Fasilitas Bea Cukai Aceh mengunjungi Gampong Lamkeunung untuk melihat langsung proses produksi bricket. Muparrih, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Aceh, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan asistensi industri kepada para pelaku UMKM.

“Salah satu fungsi Bea Cukai adalah industrial assistance. Kami datang langsung untuk melihat, menggali potensi, serta mendorong UMKM agar dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka. Bricket dari kopi ini merupakan produk unik dan potensial untuk dikembangkan, terutama karena bahan baku ampas kopi yang melimpah di Aceh dan minimnya kompetitor di pasar,” ujar Muparrih.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Bricket LK Coffee diharapkan dapat berkembang lebih pesat, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menjadi salah satu produk unggulan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Berita Terkait

Kunjungan Gubernur Kaltim Pererat Solidaritas, Bawa Bantuan dan Program Pendidikan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh
Berkas Lengkap, Prosedur Oke, Tapi Pelantikan Tetap Tak Jalan: Ada Apa dengan Garot?
Hadil, Siswi SMK-PP Negeri Saree, Sabet Juara 3 Brand Ambassador Rohis Nasional 2025
PGE Siap Mulai Eksplorasi Panas Bumi Seulawah Tahun Ini
SMK-PP Negeri Saree Gelar In House Training Pembelajaran Mendalam Dukung Program SMK Pusat Keunggulan 2025
Deklarasi Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Aceh Dan Dialog Kebangsaan Satu Tahun Kepemerintahan Prabowo-Gibran
Masyarakat Km Malahayati Meminta Kepada BPJN Agar Jalan Malahayati Aceh Besar Dibangun Dua Jalur
Bea Cukai Aceh Dukung Nyunti, UMKM Inovatif Pengolah Asam Sunti Jadi Produk Sambal Premium Berdaya Saing Nasional

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolres Nagan Raya Menghadiri Peresmian Jembatan Bailey Nagan Raya Via Aceh Tengah

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

Tersangka Kasus Asosila Dilimpahkan Ke Kejaksaan. Ini Kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:06 WIB

Bareskrim Polri Telusuri Dugaan Illegal Logging Usai Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:34 WIB

Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam

Senin, 5 Januari 2026 - 13:29 WIB

Suami Tewas, Istri Kritis dalam Dugaan Pencurian dengan Kekerasan di Bener Meriah

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:30 WIB

KUHAP Baru Dinilai Marzuki Darusman Sebagai Alat Pembungkam Demokrasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:29 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Bangun Sumur Bor untuk TPA Babul Jannah dan Warga Sekitar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:13 WIB

Polres Nagan Raya Gelar Trauma Healing Pasca Banjir Bandang di Tripa Makmur

Berita Terbaru