Agussalim Anzib,  Mantan Kombantan GAM Wilayah Pase: Rakyat Aceh Harus Lebih Sejahtera, Tingkatkan Nasionalisme Demi kemajuan Bangsa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 17 Juni 2023 - 21:23 WIB

50702 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, Baranews :  Agussalim Anzib  Mantan Kombantan GAM Wilayah , menyambut 18 tahun tepatnya tanggal 15 Agustus 2023 merupakan hari yang sangat bersejarah bagi rakyat Aceh, karena bertepatan hari perdamaian antara Pemerintah RI – GAM  yang ditandai dengan nota kesepakatan mengakhiri konflik Aceh di Finlandia yang lebih populer disebut MoU Helsinki.

Akibat konflik masa lampau melanda Aceh – pasti ada kerugian dan keuntungan baik secara ekonomi maupun politik, perhatian internasional maupun kekuatan mental rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Menyambut HUT MoU Helsinki ke-18 kedepannya, Agussalim Anzib Pernah jabat stafsus Gubernur GAM Wil Pase.
mengungkapkan rasa pilu yang dalam ketika mengenang kembali masa lalu. Namun, kini lupakan dan harus bangkit melihat hari depan yang lebih cerah, sehingga hidup rakyat jauh lebih baik diberbagai sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masa konflik cukup menjadi sejarah bagi kita, para syuhada yang telah pergi semoga dilapangkan kuburnya oleh Allah SWT, lalu masyarakat Aceh kedepan harus mengisi perdamaian dan kemerdekaan Indonesia dengan pembangunan berkualitas,” ujar Agus

Aceh damai, harus menjaga pedamaian, memberi rasa aman, nyaman agar bisa menarik minat investor mau datang dan menanamkan modalnya di Aceh untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Agus mengharapkan ada perbaikan hubungan dengan semua pihak, karena banyak hasil bumi di Aceh seperti di pantai barat yang bisa dikelola dengan baik untuk hajat hidup orang banyak. Membuka lapangan kerja serta membiayai hidup para orang tua korban konflik dan bencana alam.

SDA Aceh, katanya, cukup banyak, seperti di Aceh Jaya ada biji besi, uranium, di Aceh Barat ada emas, batu bara dan begitu juga dengan Nagan Raya, Pulau Simeulue mengandung gas dan minyak yang cukup besar dan berbagai daerah lainnya.

“Untuk mengelola SDA itu, kita butuh SDM lokal yang handal. Maka, untuk itu kita sudah sepatutnya fokus pada pendidikan bidang tambang, sehingga generasi Aceh mampu berdiri sendiri untuk mengolah SDA dan tak harus selalu  mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri,”urai Agus.

Menutup obrolan dengan dengan media mengajak semua warga Masyarakat Aceh untuk bersyukur kepada Allah SWT, karena sudah 18 tahun Aceh kondusif, semoga kenikmatan tersebut mampu dijaga bersama untuk mengejar ketinggalan pembangunan diberbagai sektor selama ini.

Kini, kombatan GAM mengharapkan realisasi penuh bantuan kepada mereka dan para korban konflik sebagaimana tertuang dalam butir-butir MoU Helsinki, sehingga kesejahteraan dapat diwujudkan untuk menghidari gejolak konflik muncul lagi. Ungkap mantan Kombatan GAM Ini

“Bila kehidupan secara ekonomi masyarakat sudah mapan, lapangan kerja tersedia. Maka, akan mudah mereka menyekolahkan anaknya, SDM unggul akan lahir di pedalaman Aceh Barat sekalipun,”

Dari data dan fakta tadi, dalam memperingati 18 tahun damai Aceh, pemerintah harus segera mengevaluasi program yang telah dijalankan selama ini. Seperti tanah dan kebun yang dijanjikan harus segera diwujudkan, agar jejak konflik Aceh betul-betul dapat diredam karena semua sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing Agus.

Mari bersama sama kita ajak tanamkan jiwa merah putih serta rasa nasionalisme yang yang tinggi untuk Para generasi penerus bangsa ini (HS)

Berita Terkait

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Kodim 0103/Aceh Utara
Bea Cukai Lhokseumawe Gelar DKRO, Penerimaan Cukai Lampaui Target 2026
Perkuat Sinergi Pengawasan, Bea Cukai Lhokseumawe Jalin Kolaborasi dengan Yon Kav 11/MSC
YLBH CaKRA Daftarkan Praperadilan Terhadap Kapolres Lhokseumawe Terkait Prosedur Penyidikan
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya
Kemenkeu Satu Lhokseumawe Perkuat Sinergi Dorong Pemberdayaan UMKM
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Generasi Muda soal Fiskal dan Bahaya Barang Ilegal Lewat Customs Goes To School
Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Publik melalui RRI: Waspadai Rokok Ilegal dan Dampaknya

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:52 WIB

Polsek Lawe Sigala-gala Kawal Pembagian Makan Malam bagi Korban Banjir Bandang di Desa Lawe Tua Persatuan

Senin, 11 Mei 2026 - 15:05 WIB

KALIBER Aceh Desak APH Bongkar Dugaan Material Ilegal Proyek Bronjong Sub kontrak PT Hutama Karya di Aceh Tenggara.

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:44 WIB

Wushu Aceh Tenggara Bidik Tiket Pora 2027, Atlet Dilepas ke Ajang Pra Pora di Banda Aceh

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Bupati TRK Buka Rakor Layanan Call Center 112 di Nagan Raya

Senin, 11 Mei 2026 - 21:08 WIB

ACEH BARAT DAYA

Rahmat: Turnamen Layangan TMMD Kodim Abdya Pererat Silaturahmi Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:10 WIB