JAKARTA | Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman angkat bicara mengenai situasi nasional di tengah sorotan kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret sejumlah petinggi Polri.
Dudung memastikan kondisi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Ia meminta masyarakat tidak resah menghadapi dinamika internal kepolisian yang dinilainya sebagai momentum pembenahan dan penguatan institusi Polri.
Pernyataan tersebut disampaikan Dudung di Jakarta pada 4 November 2026, menyikapi berbagai diskursus yang berkembang di ruang publik mengenai kasus dugaan penyadapan ilegal yang sempat menyeret sejumlah petinggi kepolisian.
Dudung menilai dinamika yang terjadi di internal Polri saat ini merupakan bagian dari proses wajar dalam kehidupan organisasi besar, sekaligus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan serta penguatan institusi agar lebih profesional ke depan.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurutnya, penyebaran spekulasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan justru berpotensi mengganggu stabilitas dan ketenangan publik.
Pemerintah, kata Dudung, memastikan seluruh proses hukum yang berjalan terkait peristiwa tersebut akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan tanpa intervensi. Dudung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan agar stabilitas nasional tetap kondusif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. (*)









































