PATI – Suasana audiensi di Ruang Tamu Terbuka Pengadilan Negeri Pati Kelas 1A mendadak memanas ketika Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Supriyono alias Botok meluapkan kemarahannya kepada jajaran pengadilan.
Dalam pertemuan tersebut, Botok yang mengenakan kaus hitam bertuliskan Sedulur Pati bersuara keras di hadapan pegawai dan juru bicara pengadilan. Ia menuding aparat pengadilan telah menjadi mafia peradilan yang ahli memeras masyarakat yang sedang berperkara.
Berdasarkan informasi dari rekaman yang beredar, Botok melontarkan kalimat, “Anda itu mafia, sudah ahli bagaimana caranya memeras masyarakat yang berperkara, Anda bajingan semua.” Ucapan tersebut disampaikan sambil menunjuk ke arah meja petugas pengadilan dan disaksikan sejumlah rekannya yang merekam kejadian dengan ponsel.
Audiensi itu dihadiri beberapa perwakilan AMPB dan pegawai PN Pati. Beberapa pegawai terlihat duduk berhadapan dengan Botok sambil mencoba menenangkan situasi. Ketegangan terjadi setelah kelompok AMPB menilai ada dugaan pemerasan dan ketidakadilan dalam penanganan perkara praperadilan di PN Pati.
Insiden tersebut merupakan rangkaian dari kericuhan yang terjadi di PN Pati, yang sebelumnya juga diwarnai aksi penyiraman air mineral kepada juru bicara pengadilan. Pihak pengadilan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan mafia peradilan tersebut, sementara aparat keamanan pengadilan berupaya menjaga situasi tetap kondusif agar audiensi dapat dilanjutkan. (*)








































