slot preparation.lsrs.lu

Kasus Pembunuhan Presenter TVRI Papua Barat, Kepala SPPG dan Temannya Jadi Tersangka

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 08:25 WIB

50350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat secara resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Yanto Idorway, presenter TVRI Papua Barat. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah gelar perkara yang berlangsung di Polda Papua Barat pada Jumat (25/9/2026).

Kedua tersangka, yakni Desty Marenshka Thenu yang menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Distrik Orensbari, Kabupaten Manokwari Selatan, serta temannya, Petra Timotius Pattipeilohy, sebelumnya berstatus sebagai saksi dalam perkara tersebut. Informasi tentang status hukum mereka disampaikan oleh tim kuasa hukum keluarga korban, Yan Cristian Werinussy, dalam keterangan di Manokwari, Sabtu (26/9/2026).

Penetapan tersangka ini didasarkan pada hasil penyidikan dan pemeriksaan mendalam selama proses gelar perkara. Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) bernomor B/413/IX/RES.1.6./2026/Dit.Reskrimum, yang dikirim Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Polisi Hesman S. Napitupulu kepada tim kuasa hukum korban, dijelaskan bahwa penyidik telah melakukan penahanan terhadap Desty dan Petra sejak tanggal 26 September 2026. Keduanya akan menjalani penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Papua Barat, sesuai peraturan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan pembunuhan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Putusan penetapan tersangka sekaligus penahanan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang cukup dari hasil visum et repertum dan otopsi terhadap jenazah korban.

Keluarga korban melalui tim hukum memberi apresiasi terhadap kinerja Polda Papua Barat dalam mengungkap kasus yang menjadi perhatian masyarakat ini. Namun, mereka juga berharap penyidik melanjutkan upaya untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain atau dugaan rencana pembunuhan terhadap korban.

Kasus ini mencuat setelah kematian Yanto Idorway menimbulkan berbagai spekulasi dan desakan penegakkan hukum dari keluarga hingga masyarakat luas. Saat ini, proses hukum masih terus berjalan dan pihak keluarga meminta untuk menghentikan spekulasi sembari menunggu hasil penyidikan hingga tuntas. (*)

Berita Terkait

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya
Remaja 16 Tahun Ngaku Jadi Informan Narkoba Dibayar dan Diberi Sabu Oknum Satresnarkoba Polres Aceh Tengah
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Unit Tipidter Polres Nagan Raya Laksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan Kepatuhan dan Integritas Petugas SPBU
Menguak Perlindungan Berlapis Pemodal PETI di Hulu Kapuas: Siapa Di Balik Jaring Uang Haram Emas Sekadau?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru