slot preparation.lsrs.lu

P3A Resmi Terbentuk di Nagan Raya, Jadi Wadah Petani Perkuat Pengelolaan Irigasi

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 16:06 WIB

50511 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUKA MAKMUE — Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) resmi terbentuk di Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran wadah ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara petani, pemerintah daerah, serta para pengguna jaringan irigasi dalam mengelola dan menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian.

Pembentukan P3A tersebut berlangsung di Balai Pertanian Kabupaten Nagan Raya, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi para petani untuk membangun komunikasi yang lebih baik dalam pengelolaan air irigasi, khususnya dalam mendukung produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Nagan Raya.

P3A merupakan wadah bagi para petani pemakai air untuk berperan aktif dalam pengelolaan jaringan irigasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya organisasi tersebut, berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani terkait pembagian dan ketersediaan air diharapkan dapat dibahas secara bersama dan dicarikan solusi secara musyawarah.

Sementara itu, Komisi Irigasi Kabupaten merupakan wadah koordinasi dan komunikasi antara pemerintah kabupaten/kota, perwakilan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta para pengguna jaringan irigasi.

Perkuat Tata Kelola Air untuk Petani

Dalam pelaksanaannya, Komisi Irigasi Kabupaten memiliki sejumlah tugas penting, di antaranya merumuskan kebijakan pengelolaan serta peningkatan jaringan irigasi.

Selain itu, Komisi Irigasi juga berperan dalam menyusun rencana tahunan pembagian dan pemberian air irigasi, memberikan rekomendasi mengenai prioritas alokasi dana pengelolaan irigasi, serta membahas berbagai persoalan, sengketa maupun kendala yang muncul dalam pengelolaan air di wilayah layanan irigasi.

Dengan terbentuknya P3A, para petani diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat jaringan irigasi, tetapi juga memiliki peran lebih besar dalam menjaga, mengawasi, dan mengelola pemanfaatan air secara bersama-sama.

Pengelolaan air yang baik dinilai sangat penting bagi keberlangsungan sektor pertanian, mengingat ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas sawah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

DTPHP Nagan Raya Sambut Baik Terbentuknya P3A

Secara terpisah, media ini mengonfirmasi terkait terbentuknya P3A kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E.

Marzuki sebelumnya membenarkan adanya keluhan masyarakat, khususnya petani, terkait kondisi dan pengelolaan irigasi yang membutuhkan perhatian serta koordinasi bersama.

Dengan terbentuknya P3A, diharapkan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat disampaikan melalui wadah yang lebih terorganisasi sehingga pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan di lapangan.

Marzuki juga menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih P3A. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi jembatan komunikasi antara petani dengan pemerintah.

“Selamat kepada ketua terpilih P3A. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu membawa organisasi ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi para petani,” ujar Marzuki.

Ia berharap keberadaan P3A dapat semakin memperkuat kebersamaan petani dalam menjaga jaringan irigasi serta menciptakan tata kelola air yang adil, tertib dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, irigasi bukan hanya soal aliran air ke sawah, tetapi juga tentang bagaimana menjaga harapan dan masa depan para petani Nagan Raya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Nagan Raya Luncurkan Aplikasi Simpadu Nara, Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong
LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama
Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan
Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas
Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru