MEULABOH — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau langsung kondisi jalan nasional lintas Meulaboh–Medan di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (15/9/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperjuangkan peningkatan infrastruktur jalan nasional, khususnya pembangunan jalan dua jalur di kawasan yang selama ini dikenal memiliki kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi.
Dalam kunjungan tersebut, Jamaluddin Idham yang merupakan Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus anggota DPR RI Dapil I Aceh, didampingi Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., serta Kepala Dinas PUPR Aceh Barat.
Lokasi yang ditinjau berada di titik akhir jalan dua jalur di wilayah administrasi Gampong Langung, Kecamatan Meureubo. Kawasan tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju Kota Meulaboh dan terdapat sejumlah aktivitas masyarakat serta perguruan tinggi.
Jamaluddin Idham mengatakan, kondisi jalan di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Menurutnya, pembangunan jalan dua jalur menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
“Melihat kondisi titik jalan ini, menjadi hal yang wajib kita perjuangkan agar jalan dua jalur dapat dilanjutkan. Kawasan ini juga terdapat perguruan tinggi dan aktivitas masyarakat yang cukup padat, sementara kondisi jalannya masih sempit,” ujar Jamaluddin.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sebelumnya telah mengajukan proposal permohonan peningkatan jalan nasional menjadi dua jalur kepada pemerintah pusat dan Komisi V DPR RI.
Menurut Jamaluddin, proposal tersebut telah mendapat respons positif. Apabila tidak terdapat kendala dalam proses penganggaran dan pelaksanaannya, pembangunan jalan dua jalur tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2027.
“Kita tentu berharap perjuangan ini mendapatkan dukungan semua pihak. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menyampaikan proposal pembangunan jalan dua jalur tersebut kepada pemerintah pusat dan DPR RI.
Proposal tersebut, kata Tarmizi, juga telah dipresentasikan langsung oleh Dr. Kurdi kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 miliar.
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapat kunjungan Anggota DPR RI dari dapil kita untuk bersama-sama membantu memperjuangkan pembangunan jalan dua jalur ini. Proposal sebelumnya sudah kita sampaikan.
Mudah-mudahan dengan adanya dukungan ini semakin terbuka harapan agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” ujar Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil.
Tarmizi menjelaskan, pembangunan jalan dua jalur yang diusulkan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer, dimulai dari kawasan Jalan Desa Langung hingga Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo.
Menurutnya, ruas jalan nasional tersebut saat ini masih berupa jalan dua arah yang hanya dipisahkan oleh marka jalan. Di sisi lain, volume kendaraan yang melintas semakin tinggi, terutama pada jam-jam sibuk.
Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas kerap mengalami kepadatan, terlebih kawasan tersebut merupakan salah satu pintu masuk menuju Kota Meulaboh.
Karena itu, pembangunan jalan dua jalur dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dukungan pemerintah pusat dan DPR RI dapat mempercepat proses pembangunan sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari peningkatan infrastruktur tersebut.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat, pembangunan jalan dua jalur Meulaboh–Medan di kawasan Meureubo diharapkan dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengurai kepadatan lalu lintas serta memperkuat konektivitas wilayah pantai barat Aceh. (*)






































