HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

DPD RI Dorong Penyelesaian Polemik Bendera Aceh antara Pemerintah Pusat dan Daerah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:16 WIB

50323 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Wakil Ketua Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI, Azhari Cage, mendesak Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Aceh segera menuntaskan polemik bendera Aceh yang sudah bertahun-tahun belum terselesaikan. Menurutnya, masalah ini harus diakhiri agar tidak terus menjadi sumber ketegangan sosial dan politik di tengah masyarakat Aceh.

Azhari menilai, persoalan bendera Aceh bukan isu baru. Perdebatan dan silang pendapat mengenai simbol daerah ini sudah berlangsung sejak lama dan belum menemukan solusi yang jelas antara kedua belah pihak. Ia menegaskan, setiap kali persoalan bendera mencuat, masyarakat Aceh kerap menjadi pihak paling terdampak.

Dari sudut pandang masyarakat Aceh, Azhari menegaskan dasar hukum tentang bendera daerah telah cukup kuat. Hal itu tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, yang tercatat di Lembaran Aceh Tahun 2013 Nomor 3 serta Tambahan Lembaran Aceh Nomor 49. Selain itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) khususnya pada Pasal 246, memberi kewenangan kepada Pemerintah Aceh untuk menetapkan bendera daerah sebagai lambang keistimewaan dan kekhususan Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Azhari menambahkan, UUPA secara tegas menyatakan bahwa bendera daerah tersebut bukan simbol kedaulatan, tetapi sekadar lambang daerah dan tidak berlaku sebagai bendera negara di Aceh. Meski lambang ini telah memiliki payung hukum lokal melalui qanun dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh, ia menyoroti belum adanya persetujuan final dari Pemerintah Pusat sehingga polemik selalu berulang.

“Bagi masyarakat Aceh, dasar hukumnya jelas. Ada UUPA, ada Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013, dan ada pula semangat perdamaian dari MoU Helsinki. Tetapi sampai sekarang Pemerintah Pusat masih belum menyelesaikan dan memilih bersikap ‘cooling down’. Pertanyaannya, sampai kapan ketidakjelasan ini dibiarkan?” ujar Azhari.

Ia mengingatkan, tanpa adanya kejelasan dan penyelesaian yang komprehensif mengenai bendera Aceh, kejadian-kejadian serupa tetap berpotensi muncul kembali dan menimbulkan ketegangan baru. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh duduk bersama serta menetapkan solusi agar masyarakat tidak lagi menjadi korban polemik berkepanjangan (*)

Berita Terkait

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh
DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Klaim Keberhasilan Padamkan Karhutla 80 Persen Dinilai Omong Kosong di Tengah Kepungan Asap Lintas Negara

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB