MEULABOH — Honda Street Fire Club Indonesia (HSFCI) Pengurus Daerah Aceh resmi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di HSFCI Meulaboh tersebut dihadiri para perwakilan wilayah HSFCI dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Mubes yang dilaksanakan sebagai bagian dari agenda pergantian kepengurusan setiap satu periode dua tahun itu mengusung sejumlah agenda penting, di antaranya penyampaian dan evaluasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya serta pemilihan Ketua Pengurus Daerah HSFCI Aceh untuk periode kepengurusan berikutnya.
Pemaparan LPJ disampaikan oleh Bro Joel dari HSFCI Bener Meriah selaku Sekretaris Pengurus Daerah HSFCI Aceh periode sebelumnya.
Dalam penyampaiannya, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa kepengurusan turut dipaparkan, mulai dari Jambore Sumatera yang digelar di Sabang pada 15 Desember 2024, Safari Ramadan, kegiatan bakti sosial, hingga santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan di Aceh Barat Daya pada 2024.
Selain itu, pengurus periode sebelumnya juga melaksanakan kegiatan Safari Ramadan serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya pada 2025.
Laporan pertanggungjawaban tersebut kemudian diterima dengan baik oleh seluruh perwakilan wilayah yang hadir dalam musyawarah.
Miswar Terpilih Pimpin HSFCI Aceh
Usai agenda LPJ, Mubes dilanjutkan dengan proses pemilihan dan pergantian kepemimpinan. Dalam musyawarah tersebut, Miswar dari HSFCI Lhokseumawe resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah HSFCI Aceh yang baru.
Miswar sebelumnya juga dipercaya menjabat sebagai Wakil Pengurus Daerah HSFCI Aceh pada periode 2023–2026.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari estafet organisasi untuk melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan pengurus sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan baru, HSFCI Aceh berkomitmen mempererat tali silaturahmi, meningkatkan solidaritas antarkomunitas dan wilayah, serta terus membangun citra positif komunitas sepeda motor di tengah masyarakat.
HSFCI Aceh juga ingin menunjukkan bahwa keberadaan komunitas otomotif tidak hanya berkaitan dengan dunia sepeda motor, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung sektor UMKM, pariwisata, dan perekonomian lokal.
Hal tersebut tercermin dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan HSFCI Aceh. Pada periode sebelumnya, organisasi ini mampu menarik dan mendatangkan lebih dari 800 pengunjung untuk berwisata ke Aceh melalui kegiatan komunitas yang dilaksanakan.
Dihadiri Tujuh Wilayah HSFCI
Mubes HSFCI Aceh berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan tujuh wilayah HSFCI di Aceh, yaitu:
1. HSFCI Banda Aceh
2. HSFCI Pidie
3. HSFCI Bireuen
4. HSFCI Lhokseumawe
5. HSFCI Bener Meriah
6. HSFCI Meulaboh
7. HSFCI Abdya
Dengan berakhirnya Mubes dan bergantinya estafet kepemimpinan dari Ilyas kepada Miswar, seluruh anggota berharap HSFCI Aceh ke depan semakin solid, kompak, responsif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia otomotif maupun masyarakat di Tanah Rencong.
HSFCI Aceh juga diharapkan terus menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta otomotif sekaligus mitra positif masyarakat dalam menghadirkan berbagai kegiatan sosial, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi di Aceh. (*)








































