Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Penanganan perkara hukum yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian di tengah sejumlah polemik nasional. Dalam diskusi publik yang mengemuka awal pekan ini, Ketua Umum Gerakan Cita Prabowo, Kurniawan, menyebut berbagai peristiwa yang terjadi belakangan—mulai dari insiden penurunan bendera di Aceh hingga kesalahan naskah pidato Presiden Prabowo Subianto—diduga berpotensi menjadi upaya pengalihan isu dari kasus hukum mantan Jampidsus yang disebutnya sebagai “pintu Pandora”.

Kurniawan menilai, pengungkapan kasus ini perlu dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan interpretasi liar yang dapat mengaburkan persoalan lebih utama di tengah masyarakat. Ia juga menyinggung nasib 141 nelayan Indonesia yang masih ditahan di Papua Nugini sebagai isu mendesak yang membutuhkan perhatian nyata dari pemerintah. Pernyataan Kurniawan tersebut dikutip dari kanal YouTube iNews Jabar.

Sementara itu, tim kuasa hukum dari pihak terkait juga angkat bicara terkait perkembangan perkara mantan Jampidsus. Dalam keterangan resmi, mereka menyatakan menghormati proses hukum yang kini sedang berjalan di Polda Metro Jaya. Menyusul meninggalnya seorang saksi bernama Sutrimo, pihak kuasa hukum meminta publik untuk menunggu hasil resmi eksumasi dan proses investigasi, sembari memperingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada asumsi tanpa dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh dijelaskan, proses penyelidikan terhadap perkara Febrie Adriansyah telah berlangsung sejak Agustus 2025. Menurut kuasa hukum, informasi ini penting agar publik dapat memahami bahwa penanganan hukum berjalan melalui prosedur panjang dan tidak serta-merta muncul karena perkembangan politik terbaru. Mereka juga berharap masyarakat lebih kritis dalam menanggapi simpang-siur kabar dan narasi yang dapat mengganggu fokus pada inti persoalan hukum.

Diskursus publik yang berkembang menyoroti perlunya ketegasan dan transparansi dalam penyelesaian setiap perkara yang menyeret pejabat negara, sekaligus menjaga independensi institusi penegak hukum dari kepentingan tertentu. Sikap kritis masyarakat serta akuntabilitas aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci untuk memastikan bahwa isu besar yang menjadi perhatian nasional dapat diselesaikan secara tuntas, tanpa mengorbankan integritas pemerintahan maupun kepercayaan publik.

Berita Terkait

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika
Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil
Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas
Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat
Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung
Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:26 WIB

Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru