KUTACANE | Ratusan warga korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tenggara melakukan aksi protes dengan memblokir jalan nasional di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Senin (10/8/2026). Mereka menuntut kepastian realisasi bantuan dari pemerintah yang hingga kini belum diterima usai bencana melanda wilayah tersebut pada 2025.
Aksi warga yang didominasi oleh para korban bencana ini merupakan bentuk kekecewaan atas sejumlah janji yang pernah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Mereka menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, yang menemui massa aksi di lokasi.
Bupati M. Salim Fakhry menegaskan, hingga saat ini, usulan data penerima bantuan bencana hidrometeorologi sebanyak lebih dari 2.000 orang sudah diajukan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Namun, bantuan tersebut hingga kini belum juga direalisasikan oleh pemerintah pusat. “Sudah kita usulkan ke Kemensos lebih dari 2.000 data penerima bantuan bencana hidrometeorologi 2025, namun sampai saat ini belum turun ke Aceh Tenggara,” kata Salim Fakhry kepada para pendemo.
Ia juga menambahkan, apabila bantuan tersebut telah disetujui pemerintah pusat, dana bantuan akan langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa melalui rekening pemerintah daerah. “Jika terealisasi, pemerintah pusat akan mengirimkan langsung ke rekening penerima bantuan, tanpa hinggap sedikit pun di rekening daerah,” ujarnya.
Bupati Salim Fakhry berharap aksi yang dilakukan warga dapat menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya Kemensos, untuk segera menyalurkan bantuan. Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dapat mempercepat penyaluran berbagai bantuan sebagaimana yang sudah dijanjikan, yakni bantuan jaminan hidup (Jadup), hunian tetap (Huntap), dan dana tunggu hunian (DTH) yang dinantikan masyarakat.
Sebelumnya, aksi pemblokiran jalan di Desa Lawe Penanggalan berlangsung kondusif, dengan tuntutan utama agar pemerintah tidak sekadar memberikan janji tetapi juga kepastian dan realisasi bantuan. Para korban meminta agar semua bentuk bantuan dapat segera disalurkan untuk membantu mereka bangkit dari dampak bencana yang masih dirasakan hingga kini. (*)






































