slot preparation.lsrs.lu

PESAWAT Sarankan Anggota DPRK Aceh Timur Jangan Asal Bunyi Dan Jadi Bidak Catur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:39 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur |  Polemik dugaan penganiayaan yang dilaporkan mantan Kepala Dusun Bantayan Timur, Desa Paya Dua, terhadap Penjabat (Pj) Keuchik Desa Paya Dua ke Polres Aceh Timur terus menjadi sorotan publik. Kasus yang masih berproses tersebut turut memicu berbagai tanggapan, termasuk pernyataan sejumlah anggota DPRK Aceh Timur di beberapa media yang mengecam tindakan Pj Keuchik dan bahkan mendesak agar yang bersangkutan segera diganti.

Menanggapi hal itu, Pendiri Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT), Hasballah Kadimin, menilai pernyataan sejumlah anggota DPRK Aceh Timur tersebut menunjukkan kurangnya kehati-hatian dalam memahami persoalan yang sedang berkembang.

“Statemen yang disampaikan tanpa memahami duduk persoalan secara utuh justru dapat mempermalukan citra lembaga DPRK Aceh Timur di mata masyarakat. Sikap seperti itu juga berpotensi mempermalukan nalar publik,” ujarnya. Sabtu (1/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagai wakil rakyat, anggota DPRK memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pernyataan yang objektif, berdasarkan fakta, serta mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan terburu-buru menyimpulkan suatu persoalan yang masih dalam proses hukum.

Hasballah mengatakan setiap anggota legislatif seharusnya menjadi teladan dalam menyikapi persoalan publik dengan bijaksana dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Setiap statemen yang disampaikan hendaknya memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan justru memperkeruh suasana dengan menghakimi persoalan yang belum dipahami secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga menyarankan agar anggota DPRK terlebih dahulu melakukan kajian dan pendalaman informasi sebelum mengadvokasi suatu persoalan di ruang publik.

“Sebagai anggota DPRK, sudah sepatutnya mengkaji terlebih dahulu setiap persoalan sebelum memberikan pernyataan kepada publik, sehingga tidak menjadi bidak catur yang digerakkan oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan pribadi,” tutup Hasballah.

Sementara itu secara khusus Hasballah menyarankan kepada wartawan agar mengedepankan kode etik jurnalistik (KEJ) dalam memberitakan suatu persoalan,terlebih kasus yang berkaitan dengan hukum harus berimbang jangan hanya asal Copy paste lalu langsung ditayangkan ke media.

Negara menjamin kebebasan Pers dan dilindungi oleh Undang-Undang,meskipun demikian sebagai insan Pers jangan menggunakan profesi wartawan sebagai senjata untuk menjatuhkan orang lain,profesi wartawan itu sejati suci maka jangan coba-coba memperjual belikan frofesi ini.”tegas Haskad.

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat
Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat
Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I
Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026
Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen
Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB