Kadis Damkar Gayo Lues Turun ke Permukiman Warga, Petakan Titik Rawan dan Hambatan Penanganan Kebakaran

J.PORANG

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:53 WIB

50583 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – Upaya pencegahan kebakaran terus diperkuat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, SSTP, M.AP, bersama sejumlah petugas turun langsung ke lapangan untuk menganalisis potensi ancaman kebakaran di kawasan permukiman warga serta memetakan berbagai kendala yang dapat menghambat proses pemadaman saat terjadi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Kota Blangkejeren, tepatnya di kawasan Gang Tengah Kota Blangkejeren, Senin (23/6/2026). Dalam peninjauan itu, rombongan Damkar didampingi oleh Penghulu Kota Blangkejeren beserta perangkat desa setempat.

Selama berada di lokasi, petugas melakukan pengamatan terhadap kondisi bangunan warga, jarak antarrumah, akses jalan lingkungan, hingga titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi sumber risiko kebakaran. Selain itu, perhatian juga difokuskan pada lebar jalan dan jalur masuk ke kawasan permukiman yang dapat memengaruhi kecepatan mobil pemadam kebakaran saat menuju lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

“Hari ini kita turun ke Kota Blangkejeren untuk menganalisis potensi ancaman kebakaran sekaligus memetakan berbagai hambatan yang mungkin dihadapi anggota kami saat melaksanakan tugas pemadaman di lapangan,” ujarnya.

Menurut Suprinadi, analisis lapangan menjadi penting karena setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi tata ruang, kepadatan bangunan, maupun aksesibilitas kendaraan pemadam kebakaran. Data yang diperoleh dari hasil pemetaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran di masa mendatang.

Ia menambahkan, program turun langsung ke desa-desa akan terus dilaksanakan secara bertahap sebagai bagian dari upaya membangun sistem mitigasi kebakaran yang lebih efektif. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dini.

“Kita lebih baik lelah dalam kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan sejak sekarang, kita berharap dapat menekan risiko serta mengurangi kerugian yang mungkin diderita masyarakat akibat kebakaran,” kata Suprinadi.

Langkah proaktif yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran petugas di tengah permukiman dinilai tidak hanya sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah, tetapi juga menjadi pengingat bagi warga untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan lingkungan, terutama di kawasan dengan tingkat kepadatan bangunan yang cukup tinggi.

Melalui pemetaan dan analisis yang dilakukan secara langsung di lapangan, pemerintah daerah berharap potensi kebakaran dapat dideteksi lebih dini sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif. (J.porang)

Berita Terkait

Tokoh GAM Pidie Serukan Jajaran Exs Kombatan dan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Provokasi
Walaupun Diklarifikasi Dinas Pertanian Gayo Lues, LIRA tetap Minta APH bertindak Sesuai Dengan Aturan
LIRA Desak Hukum Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Gayo Lues, Sawah Jadi Ladang Pungli
Brimob Polda Aceh, Melaksanakan Bhakti Sosial Dalam Menyambut HUT RI Ke-81
Dukungan FSP Maritim Indonesia: Arief Martha Rahadyan Didorong Berkontribusi untuk Indonesia
LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi
MAN 1 Pidie Kembali Berprestasi di Tingkat Internasional, Dua Siswa Raih Juara 3 WRCC
LIRA Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pungli Ratusan Juta pada 32 Kelompok Tani di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru