BANDA ACEH – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, mulai menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara bertahap kepada kelompok tani di berbagai daerah di Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata mendongkrak produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani lokal.
Penyaluran perdana diawali di Kabupaten Nagan Raya pada Minggu (21/6/2026)*, dengan menyerahkan bantuan Combine Harvester (mesin pemanen padi) kepada kelompok tani setempat. Bantuan tersebut merupakan realisasi dari program aspirasi yang diperjuangkan Jamaluddin di tingkat pusat.
Jamaluddin Idham, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, menyampaikan rasa syukurnya karena perjuangan politiknya di Senayan kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat bawah.

“Alhamdulillah, tahun ini bantuan alsintan aspirasi yang kita perjuangkan mulai disalurkan secara bertahap untuk masyarakat tani,” ujar Jamaluddin dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Ia memaparkan, total bantuan aspirasi yang dikucurkan tahun ini mencakup 20 unit Combine Harvester, 30 unit traktor roda empat, 35 unit hand traktor, serta berbagai jenis alsintan pendukung lainnya. Seluruh bantuan akan didistribusikan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Menurut Anggota Komisi terkait di DPR RI ini, modernisasi alat pertanian menjadi kunci krusial dalam meningkatkan efisiensi kerja petani, terutama di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan pangan yang terus melonjak.
“Hari ini kita serahkan Combine Harvester di Nagan Raya. Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima untuk mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen, sekaligus menekan biaya produksi,” tambah Jamaluddin.
Ia menegaskan komitmennya bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian mayoritas masyarakat Aceh. Oleh karena itu, intervensi prasarana yang modern mutlak diperlukan agar hasil produksi tani semakin berdaya saing.
Sementara itu, perwakilan petani di Nagan Raya menyambut baik bantuan tersebut. Kehadiran mesin modern ini dinilai sangat membantu meringankan beban kerja di lapangan serta mempercepat masa panen. Setelah Nagan Raya, penyaluran alsintan ini dipastikan akan berlanjut ke sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh sesuai skala prioritas kebutuhan lapangan. (*)


































































