Kutacane, Bara News Senin 8 juni 2026. | Gedung laboratorium komputer SD Negeri Muara Situlen kecamatan Babul Makmur Aceh Tenggara kini sudah beralih fungsi menjadi gudang proyek revitalisasi demikian di temukan dari hasil pantauan bara news minggu 7 mei 2926.
Gedung gedung sekolah ini terlihat sejumlah bangunan banyak yang rusak. Dan yang paling mirisnya lagi gedung laboratorium komputer dijadikan penyimpan kebutuhan barang-barang kontruksi bangunan proyek revitalisasi sekolah.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan digedung laboratorium komputer itu tidak terlihat satu unit komputer pun dan kabel data komputer juga tidak terpasang lagi, alat kelistrikan tidak berfungsi lagi. Dan kondisi kursi belajar berantakan. Padahal gedung laboratorium komputer itu baru beberapa tahun dibangun. Namun tidak berfungsi lagi sesuai kegunaannya.
Yanwar, salah seorang pegiat Lsm Aceh Tenggara, sangat menyayangkan hal itu. Karena gedung laboratorium komputer itu seharusnya berfungsi sesuai dengan kegunaannya, bukan di terlantarkan ,ini penghamburan uang negara saja.

“Untuk apa dibangun gedung tersebut dengan anggaran ratusan juta rupiah. Tapi tidak difungsikan. Seharusnya Kepala Sekolah (Kepsek) tidak membiarkan gedung laboratorium komputer itu di gunakan untuk gudang. Akan tetapi seyogyanya untuk kegiatan belajar mengajar siswa pada jam komputer. Ujarnya
Dengan dialih fungsikan nya gedung laboratorium komputer menjadi gudang proyek revitalisasi sekolah tentu menjadi catatan tersendiri bagi kepala dinas pendidikan setempat untuk memberikan teguran kepada Kepsek SD Negeri Muara Situlen.
Karena laboratorium komputer merupakan fasilitas vital untuk ujian maupun praktik siswa, pastikan ada jadwal relokasi sementara yang jelas atau batas waktu penyimpanan agar kegiatan belajar-mengajar tidak lumpuh.Penggunaan ruangan laboratorium komputer sebagai gudang sementara menuntut Yanwar, menjadi catatan buruk kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Sedangkan terkait pengerjaan proyek revitalisasi, saat ini terlihat pihak tukang sedang mengerjakan pengecatan gedung sekolah. Dan terlihat pengecatan tanpa menggunakan cat dasar beton. Sehingga kedepan cat akan mudah memudar.
Sementara proses pengerjaan proyek revitalisasi sekolah tersebut dikerjakan secara swakelola. Akan tetapi sepertinya oknum kepsek SD negeri muara Situlen tidak melibatkan warga setempat sebagai panitia dan pekerja banyak dari luar. Seharusnya pekerjaan proyek revitalisasi swakelola harus melibatkan komite sekolah, dewan guru dan pihak terkait lainnya. Namun informasi yang dihimpun bahwa oknum kepsek hanya melibatkan secara formalitas saja dalam dokumen pengajuan anggaran. Sedangkan semua kegiatan dan penggunaan anggaran proyek revitalisasi sekolah tersebut, diduga dikuasai oleh oknum kepsek saja.
Basar, kepala SD Negeri Muara Situlen Kecamatan Babul Makmur Aceh Tenggara, setelah di komfirmasi namun tidak bersedia memberikan komfirmasi kepada Bara news. ( Kasirin).
Keterangan Poto.
papan plang sekolah SDN Muara Situlen.
Tumpukan Barang barang untuk proyek Revitalisasi yg ada di Ruang komputer. SD Negeri Muara Situlen.
































































