ACEH TENGGARA — Pengurus Wushu Aceh Tenggara resmi melepas para atlet untuk mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra Pora) 2026 yang berlangsung di Banda Aceh pada 9 hingga 14 Mei 2026. Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi langkah penting bagi para atlet untuk merebut tiket menuju Pora 2027.
Pelepasan atlet berlangsung penuh semangat. Para atlet diharapkan mampu membawa nama baik Aceh Tenggara sekaligus menunjukkan perkembangan cabang olahraga wushu di daerah tersebut.
Ketua Umum Wushu Aceh Tenggara, Mat Budiaman, S.PdI, menyampaikan harapannya agar para atlet dapat tampil maksimal selama pertandingan berlangsung. Ia menilai Pra Pora bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum pembuktian kemampuan atlet daerah di tingkat provinsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pra Pora menjadi syarat utama untuk mendapatkan tiket mengikuti Pora 2027. Karena itu kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan disiplin, percaya diri, dan menjaga sportivitas,” ujar Mat Budiaman.
Menurut dia, persiapan atlet telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir melalui latihan intensif dan pembinaan berkelanjutan. Pengurus juga optimistis para atlet mampu bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lain di Aceh.
Ajang Pra Pora sendiri menjadi tahapan penting sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh 2027. Setiap cabang olahraga harus melewati fase kualifikasi untuk menentukan daerah yang berhak tampil pada pesta olahraga terbesar di Aceh tersebut.
Dukungan masyarakat Aceh Tenggara pun diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi para atlet yang akan bertanding di Banda Aceh. Dengan semangat dan kerja keras, kontingen Wushu Aceh Tenggara ditargetkan mampu membawa pulang hasil terbaik sekaligus memastikan tempat di Pora 2027.
( Suhairi Pelis )









































