slot preparation.lsrs.lu

Anak-anak Kampung Agusen Kembali Sekolah di Tengah Pengungsian, Bupati Gayo Lues Tinjau Langsung Sekolah Darurat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:13 WIB

50410 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Setelah sekian lama terhenti akibat bencana banjir bandang yang menghantam wilayah mereka, anak-anak pengungsi asal Kampung Agusen akhirnya kembali merasakan suasana bangku sekolah. Hari pertama masuk sekolah darurat berlangsung pada Senin (5/1/2026) di Lapangan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Gayo Lues, Kecamatan Blangkejeren.

Suasana pembelajaran yang digelar secara darurat ini sekaligus menjadi simbol dimulainya kembali harapan di tengah keterbatasan akibat bencana. Di bawah tenda-tenda sederhana dan beralaskan tikar, puluhan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan belajar meskipun kondisi jauh dari kenyamanan ruang kelas yang mereka kenal sebelumnya.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., hadir langsung bersama Kapolres, Kepala Dinas Pendidikan, serta rombongan pejabat daerah lainnya untuk meninjau kondisi anak-anak dan fasilitas darurat yang digunakan. Kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moral bagi siswa-siswi yang masih berjuang melanjutkan pendidikan dalam situasi pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa pendidikan tetap berjalan, meskipun dalam kondisi darurat. Ini adalah wujud perhatian kami terhadap masa depan anak-anak Gayo Lues, khususnya yang terdampak langsung akibat bencana alam,” kata Bupati Suhaidi saat berbincang dengan para guru dan relawan pendidikan di lokasi.

Sekolah darurat ini menjadi alternatif bagi anak-anak Kampung Agusen yang kehilangan sekolah mereka akibat banjir bandang. Bangunan sekolah sebelumnya telah hanyut terbawa arus deras, menyisakan puing dan kenangan. Namun semangat belajar anak-anak tak padam. Mereka datang dengan semangat tinggi, membawa buku-buku sumbangan dan semangat baru untuk belajar kembali.

Meski harus belajar di bawah tenda, dengan kelengkapan yang minim, para siswa menunjukkan ketangguhan dan semangat luar biasa. Beberapa dari mereka bahkan harus berjalan cukup jauh dari tempat pengungsian untuk bisa hadir di sekolah. Para relawan dan guru turut bahu-membahu membimbing dan memotivasi mereka agar tetap semangat menuntut ilmu, apapun keadaannya.

Selain sekolah darurat di BLK Blangkejeren, sejumlah anak-anak yang masih bertahan di Kampung Agusen juga mulai mengikuti pembelajaran darurat di Balai Desa Kampung Agusen. Meski kondisi fisik bangunan masih menyisakan bekas-bekas lumpur dan puing, pembelajaran tetap dilanjutkan demi menjaga kesinambungan pendidikan di tengah pemulihan.

Bupati Suhaidi menyatakan bahwa keberlangsungan pendidikan di tengah masa darurat menjadi bagian penting dari proses pemulihan yang lebih luas. “Kami ingin memastikan generasi muda tidak kehilangan arah meski dilanda musibah. Pemerintah daerah akan segera melakukan kajian terkait relokasi dan pembangunan kembali fasilitas pendidikan demi kelancaran proses belajar-mengajar ke depan,” ujar Suhaidi.

Ramadan, Penghulu Kampung Agusen, juga hadir dan turut aktif mengawasi pelaksanaan pendidikan darurat ini. Ia dikenal gigih mendampingi warganya selama di pengungsian. Ramadan memastikan bahwa kebutuhan anak-anak terus diperhatikan, mulai dari sandang, pangan, hingga akses pendidikan. Ia menyatakan bahwa kembalinya anak-anak ke sekolah adalah langkah awal dalam proses panjang pemulihan kehidupan kampung.

“Saya akan terus menjaga agar semangat anak-anak tetap hidup. Meskipun sekolah mereka telah hilang, semangat belajar mereka tidak boleh ikut hanyut,” ujar Ramadan.

Keberadaan sekolah darurat ini diharapkan menjadi titik awal bagi pemulihan pendidikan di Kampung Agusen. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak, proses pembelajaran akan terus digalakkan agar anak-anak tidak kehilangan kesempatan membangun masa depan.

Di tengah tenda-tenda pengungsian dan reruntuhan yang masih terlihat, suara riuh siswa yang kembali bernyanyi dan membaca kembali mengisi ruang darurat itu. Sebuah harapan tumbuh perlahan, bahwa meski diterpa bencana, semangat belajar akan tetap hidup di Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:11 WIB

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Selasa, 3 November 2026 - 11:15 WIB

Gampong Gunong Geulogo Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 10:34 WIB

DPMGP4 Nagan Raya Luncurkan Sosialisasi SIMPADU-NARA, Pengajuan Dana Desa Kini Lebih Mudah dan Transparan

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 20:10 WIB

Bupati TRK Tinjau Kesiapan Bandara Cut Nyak Dhien, Persiapan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo Capai 85 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Negeri Babah Rout Tanamkan Nilai Keteladanan dan Akhlak Mulia kepada Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Istri Kunci Kamar Rumah Dinas hingga Pagi, Ketua DPRK Nagan Raya Dilaporkan ke Polisi dan Desakan PAW Menguat

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB