slot preparation.lsrs.lu

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Gayo Lues, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Besar Sumatra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:54 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Kamis malam (26/12) pukul 21.06 WIB. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra, tepatnya pada segmen Oreng.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Hendro Nugroho, menyebutkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 4,14° Lintang Utara dan 97,48° Bujur Timur. Pusat gempa berada di darat, berjarak sekitar 24 kilometer timur laut Gayo Lues, pada kedalaman dangkal, yakni dua kilometer di bawah permukaan bumi.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng,” ujar Hendro dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Getaran gempa dirasakan di kawasan Gayo Lues dan Aceh Tamiang dengan skala intensitas II hingga III MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seolah-olah ada truk berlalu. Meskipun dirasakan oleh sebagian masyarakat, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau infrastruktur di kedua wilayah tersebut.

BMKG juga mencatat bahwa hingga pukul 21.34 WIB tidak terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan di sekitar lokasi kejadian. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap kemungkinan gempa susulan dalam waktu dekat.

Menanggapi kejadian ini, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang bersifat spekulatif ataupun tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hendro mengimbau agar warga hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disampaikan melalui kanal digital resmi @infoBMKG, website www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, Telegram channel InaTEWS_BMKG, maupun aplikasi mobile ‘InfoBMKG’,” tegasnya.

Gempa bumi dangkal di daratan Aceh bukan peristiwa langka mengingat wilayah ini memiliki kerentanan tinggi akibat keberadaan Sesar Besar Sumatra yang memanjang dari utara hingga selatan Pulau Sumatra. Sejumlah segmen dalam sistem sesar ini diketahui masih menyimpan potensi aktivitas seismik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

BMKG terus mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai mitigasi bencana gempa bumi, termasuk pentingnya mengenali kondisi bangunan, jalur evakuasi, serta tata laksana keselamatan ketika gempa terjadi. Sosialisasi kesiapsiagaan, utamanya di daerah rentan seperti dataran tinggi Gayo Lues, dinilai menjadi langkah penting dalam menekan risiko korban jiwa maupun kerugian material di masa mendatang.

Meskipun berskala kecil dan belum menimbulkan kerusakan, gempa seperti ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi potensi bencana geologi, terutama di wilayah-wilayah yang berada di jalur patahan aktif.[*]

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB