slot preparation.lsrs.lu

Kepala BNNP Aceh Kunjungi Gayo Lues, Beri Dukungan Moril dan Tinjau Program Alternatif Perkebunan Kopi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:51 WIB

50378 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Kombes Pol Dedy Tabrani, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues, Kamis (26/12/2025). Kunjungan ini menjadi agenda resmi pertamanya ke daerah setelah dilantik sebagai Kepala BNNP Aceh sekitar empat pekan lalu.

Kehadiran Dedy disambut langsung oleh Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Dedy menyatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pimpinan di tengah jajaran yang sedang menghadapi situasi sulit pascabencana yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memberikan dukungan moril, serta saling menguatkan seluruh jajaran BNN di Aceh, khususnya bagi anggota dan keluarga besar BNN yang terdampak bencana,” ujar Dedy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk kepedulian, Kepala BNNP Aceh turut menyerahkan bantuan bagi keluarga besar BNNK Gayo Lues yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar serta memperkuat semangat anggota dalam menjalankan tugas-tugas yang bersentuhan langsung dengan kerja-kerja pemulihan sosial di wilayah ini.

Selain menyerahkan bantuan, kunjungan kerja juga dimanfaatkan untuk meninjau salah satu program unggulan BNNK Gayo Lues, yakni pengembangan perkebunan dan pengolahan kopi yang merupakan bagian dari program Grand Design Alternative Development (GDAD). Program ini dikembangkan dalam kerja sama antara BNN, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, dan masyarakat lokal sebagai solusi jangka panjang dalam pengalihan fungsi lahan.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menawarkan alternatif yang berkelanjutan bagi masyarakat agar tidak lagi memanfaatkan lahan untuk aktivitas ilegal seperti penanaman ganja. Menurutnya, kopi dipilih karena telah menjadi komoditas andalan masyarakat setempat dengan nilai jual yang kompetitif di pasar domestik maupun ekspor.

“Program Alternative Development ini bertujuan untuk mengalihkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya berpotensi atau pernah digunakan untuk penanaman ganja menjadi lahan produktif dengan komoditas alternatif bernilai ekonomi, seperti kopi,” ujar Fauzul.

Dalam peninjauan, Dedy sempat melihat langsung fasilitas penggilingan dan penjemuran kopi hasil produksi kelompok binaan BNN. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya integratif yang telah dilakukan BNNK Gayo Lues dalam membangun pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat, di luar pendekatan hukum yang selama ini dominan.

Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya nasional untuk menekan angka peredaran dan produksi narkotika dari hulu ke hilir, dengan mendekatkan masyarakat pada kegiatan ekonomi legal dan sehat secara sosial. Menurut Dedy, program ini tidak hanya efektif dalam konteks pencegahan penyalahgunaan narkotika, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah pedalaman.

“Pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dengan penindakan. Pendekatan alternatif yang membangun kekuatan ekonomi warga adalah bagian tak terpisahkan dari strategi besar kita,” ujar Dedy.

Ia menegaskan, pihaknya akan mendorong agar program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Aceh, terutama daerah yang selama ini rentan terhadap praktik penanaman ganja. Sinergi antara lembaga pusat, daerah, dan partisipasi masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang.

Kunjungan ini diakhiri dengan pertemuan internal jajaran BNNK Gayo Lues untuk membahas evaluasi program kerja, tantangan penanganan narkoba di wilayah pedalaman, serta memperkuat kerja sama lintas sektor dalam implementasi kebijakan nasional anti-narkoba.[*]

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB