slot preparation.lsrs.lu

Warga Pining Gayo Lues Harus Jalan Kaki 10 Jam Jemput Beras Bantuan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 03:02 WIB

50456 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Di tengah keterbatasan akses pascabencana, warga Desa Pining, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, harus berjalan kaki hingga 10 jam untuk mengambil beras bantuan dari pos terdekat. Kondisi ini menjadi sorotan Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, yang digelar pekan ini.

Menurut Bupati, pasokan logistik yang disalurkan pemerintah sejatinya tersedia di pos bantuan terdekat, yakni Kampung Uring. Namun medan terjal dan rusaknya infrastruktur jalan membuat kendaraan tidak dapat menjangkau wilayah permukiman warga. Akibatnya, penduduk—termasuk lansia dan ibu-ibu—terpaksa menempuh perjalanan kaki belasan kilometer untuk mendapatkan bantuan pangan.

“Bayangkan, mereka harus berjalan sepuluh jam pulang-pergi hanya untuk menjemput beras. Mereka yang fisiknya lemah, seperti lansia dan para janda, jelas sangat kesulitan,” ujar Bupati Suhaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa kondisi ini merupakan indikator betapa gentingnya situasi di lapangan, khususnya di wilayah terdalam dan terluar Gayo Lues. Jalan antar-kecamatan putus total, dan jalur keluar-masuk kabupaten juga masih belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan berat.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga kembali memohon bantuan percepatan pembukaan jalur vital Aceh Tenggara–Blangkejeren serta optimalisasi distribusi BBM yang hingga kini masih sangat terbatas. Distribusi bahan bakar dari wilayah Abdya disebut hanya mampu mengangkut dua ton BBM, dengan medan yang ekstrem dan risiko tinggi.

“Listrik di Pendopo Bupati saja masih bergilir. Selebihnya, masyarakat dan fasilitas publik sangat tergantung pada genset,” tambahnya.

Masalah ketidaksinkronan data juga menjadi perhatian. Pemerintah Gayo Lues mencatat 95 jembatan mengalami kerusakan, sementara data provinsi menunjukkan hanya dua. Ketidakakuratan ini dinilai dapat menghambat distribusi bantuan dan pengambilan keputusan di tingkat pusat.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Aceh meminta setiap kabupaten segera menyampaikan data lengkap titik kerusakan dan kondisi daerah terisolasi, termasuk dalam bentuk titik koordinat geografis. Bantuan, katanya, siap didorong melalui jalur udara bila akses darat belum memungkinkan.

Kendati banyak kendala, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi lintas sektor di Kabupaten Gayo Lues. Ia melihat langsung kekompakan antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menangani bencana lewat satu posko terpadu.

“Saya melihat sendiri saat berkunjung ke sana, semua unsur bergerak bersama. Ini patut diteladani,” ucap Fadhullah.

Sementara itu, langkah-langkah darurat terus dilakukan sembari menunggu bantuan dari pemerintah pusat. Namun hingga akses terbuka dan pasokan logistik mencukupi, warga Kecamatan Pining harus tetap bertahan—dengan berjalan kaki berjam-jam demi sekarung beras untuk makan hari ini. ***

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB