slot preparation.lsrs.lu

Warga Marpunge Bertaruh Nyawa Demi Pangan Lewat Bukit Terjal ke Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:41 WIB

50357 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, Sabtu, 14 Desember 2025 — |  Warga Desa Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, masih harus menghadapi tantangan besar untuk memperoleh kebutuhan pokok. Akses jalan yang terputus total memaksa mereka berjalan kaki melintasi bukit yang terjal menuju Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, demi membeli bahan makanan.

Setiap hari, warga menempuh jalur ekstrem dengan medan menanjak dan licin, hanya berpegangan pada seutas kabel bekas di beberapa titik. Jalur tersebut menjadi satu-satunya pilihan untuk mencapai daerah yang memiliki pasokan logistik memadai. Pemandangan warga memanggul karung berisi beras, mie instan, dan minyak goreng, menjadi keseharian yang mengkhawatirkan di tengah kondisi bencana yang belum sepenuhnya tertangani.

“Terpaksa kami ambil bahan makanan dari Aceh Tenggara. Lebih dekat ke sana, kalau ke Gayo Lues jalannya putus total,” kata Sapwan, warga Desa Marpunge, Minggu (14/12). Saat ini, sebagian besar kebutuhan pokok di Gayo Lues sulit didapatkan, bahkan harganya melonjak tinggi. Sebaliknya, di Kutacane, Aceh Tenggara, bahan makanan lebih mudah diperoleh, meski untuk itu mereka harus mempertaruhkan keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Marpunge dan Desa Rumah Bundar di Kecamatan Ketambe merupakan dua desa yang berada pada garis perbatasan antara Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Keduanya kini dalam kondisi nyaris terisolasi karena akses kendaraan belum pulih. Belum adanya distribusi logistik secara merata juga memperburuk keadaan.

Akses yang terputus bukan hanya menghambat jalur distribusi bantuan, tetapi juga menjadikan kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih menjadi langka. Jalur darat yang biasa digunakan kini tak bisa dilalui kendaraan, sementara kondisi cuaca yang tak menentu memperparah situasi.

Dalam kondisi ini, warga Marpunge terus berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, meski dengan risiko tinggi. Tidak sedikit warga perempuan dan lansia yang ikut menempuh jalur berbahaya karena keterbatasan angkutan dan bantuan dari luar yang belum menjangkau desa mereka.

Sejumlah pihak berharap pemerintah dapat segera membuka kembali akses jalan yang terputus serta mempercepat distribusi logistik ke wilayah yang terdampak. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin hak dasar warga serta mencegah penderitaan yang berkepanjangan.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan jalur menuju Gayo Lues dapat difungsikan kembali. Pemerintah daerah, bersama BNPB dan TNI-Polri, didorong untuk menempatkan fokus pada penanganan darurat infrastruktur agar mobilitas barang dan bantuan dapat segera dilakukan secara merata. (*)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:00 WIB

Pererat Kemitraan dengan Forkopimda dan Lintas Sektor, PWI Nagan Raya Gelar Makan Siang Bersama

Senin, 2 November 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Nagan Raya Berikan Penghargaan kepada 63 Personel Berprestasi, Apresiasi Dedikasi dan Kinerja dalam Pelaksanaan Tugas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Tebar Kebaikan di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Temui Nelayan Gosong Telaga Aceh Singkil, Jamaluddin Idham: Suara Masyarakat Pesisir Harus Didengar dan Diperjuangkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Masjid Giok Jadi Pusat Peringatan Milad GAM ke-50 di Nagan Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB