slot preparation.lsrs.lu

DPRK dan Pemkab Gayo Lues Bahas KUA–PPAS 2026, Tekankan Anggaran Pro Rakyat dan Tepat Sasaran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 11:49 WIB

50558 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memulai tahapan penting penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2026 melalui rapat paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Gayo Lues, H. Ali Husin, dan digelar di ruang utama Gedung DPRK Gayo Lues, Senin (17/11/2025). Sidang ini merupakan bagian dari agenda masa sidang ketiga tahun 2025 dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota dewan, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala dinas, pimpinan badan dan kantor, serta perwakilan dari setiap SKPK.

Dalam pidato pembukaan, Ketua DPRK menegaskan bahwa proses perumusan KUA–PPAS merupakan tahapan strategis yang akan menentukan arah pembangunan daerah selama satu tahun anggaran mendatang. Menurutnya, dokumen KUA–PPAS tidak sekadar gambaran fiskal, tetapi juga bentuk komitmen politik dan administratif pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa KUA–PPAS harus dirancang berdasarkan prinsip efektivitas, transparansi, serta keberpihakan kepada masyarakat luas. Program-program yang diusulkan seluruh perangkat daerah, lanjutnya, harus relevan, berdampak langsung, dan mampu menyentuh sektor-sektor prioritas.

“KUA–PPAS tidak hanya berisi struktur angka anggaran, tetapi juga mencerminkan visi dan prioritas pembangunan yang ingin dicapai bersama. Untuk itu, kami menekankan agar seluruh SKPK fokus menyusun program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, hingga penguatan ekonomi lokal,” ujar H. Ali Husin.

Ketua dewan juga menegaskan bahwa akurasi antara kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah harus menjadi perhatian utama. Ia meminta agar anggaran disusun secara realistis dan berorientasi pada hasil jangka panjang. “Kondisi fiskal perlu disesuaikan dengan kebutuhan riil, bukan sebaliknya. Dengan perencanaan yang matang dan data yang akurat, kita bisa menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran,” sambungnya.

DPRK pun meminta agar setiap usulan program dilengkapi dengan data dan analisis yang komprehensif, sehingga pembahasan dokumen KUA–PPAS dapat dilakukan lebih mendalam dan obyektif. Menurut DPRK, kualitas proses perencanaan akan sangat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan pemerintah daerah di tahun mendatang.

Setelah penyampaian dokumen KUA–PPAS dari pihak eksekutif, pembahasan akan dilanjutkan di tingkat komisi dan Badan Anggaran DPRK. Tahapan ini akan menentukan ruang fiskal, pagu indikatif, serta skala prioritas program-program pembangunan yang akan dibawa kembali ke forum paripurna untuk disahkan dalam bentuk kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif.

Geliat awal pembahasan KUA–PPAS tahun anggaran 2026 ini menunjukkan bahwa DPRK dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memiliki komitmen yang sama untuk menyusun anggaran yang berpihak kepada rakyat. Seluruh proses diharapkan dapat berjalan lancar, demokratis, dan berorientasi pada hasil, demi mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB