slot preparation.lsrs.lu

Pemkab Gayo Lues Fokus KUA-PPAS 2026 untuk Penguatan PAD dan Layanan Dasar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 11:00 WIB

50480 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menetapkan arah Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dengan fokus utama pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efektivitas pelayanan publik. Penetapan ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus memaksimalkan potensi-potensi ekonomi lokal yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., dalam rapat pembahasan KUA-PPAS yang berlangsung Senin (17/11/2025), menegaskan pentingnya menyusun langkah konkret dalam mengelola sumber-sumber PAD secara legal dan sistematis. Ia menyebut, potensi sumber pendapatan yang ada di kabupaten belum sepenuhnya memberikan kontribusi signifikan terhadap kas daerah. Salah satu penyebabnya adalah ketiadaan landasan hukum yang kuat untuk mengatur pembagian hasil maupun mekanisme retribusi dari sektor-sektor potensial.

Menurut Bupati, sektor kehutanan, pariwisata, dan pertanian di Gayo Lues menyimpan peluang besar sebagai penopang PAD, namun hingga kini belum diikuti oleh kebijakan pengelolaan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Ia mendorong agar segera diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur secara khusus pemanfaatan dan pembagian hasil dari setiap sumber pendapatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Getah pinus, produksinya mencapai ratusan ribu ton. Budidaya kopi serta pariwisata pendakian ke Puncak Leuser, itu semua sumber PAD yang besar. Tapi nyatanya pembagiannya untuk daerah masih kecil. Ini perlu kita atur Perbup-nya supaya daerah kita bisa betul-betul merasakan manfaat dari hadirnya industri dan badan usaha yang ada di kabupaten ini,” ujar Suhaidi dengan nada tegas.

Selain penguatan PAD, kebijakan umum anggaran tahun 2026 juga dirancang untuk mendorong efektivitas dan efisiensi belanja daerah. Sasaran utamanya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi lokal, dan penurunan angka kemiskinan. Bupati menjabarkan bahwa penyusunan anggaran akan difokuskan pada belanja visioner yang berdampak langsung pada masyarakat, bukan sekadar rutinitas operasional.

Pemerintah Kabupaten secara khusus juga memberikan atensi pada pembangunan sarana dan prasarana dasar di kawasan sentra produksi, seperti wilayah pertanian dan perkebunan. Menurut Bupati, infrastruktur jalan yang telah dibangun harus dijaga dan dioptimalkan fungsinya agar benar-benar bermanfaat dalam menunjang aktivitas ekonomi warga, khususnya petani dan pelaku usaha kecil.

Suhaidi menambahkan bahwa desain anggaran pada KUA-PPAS 2026 dibuat berdasarkan asas keadilan dan keseimbangan wilayah. Ia berharap, kebijakan fiskal yang disusun dapat mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan dan menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini kurang mendapatkan akses infrastruktur dan layanan layak.

Penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 ini, menurutnya, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan merespons langsung kebutuhan nyata masyarakat.

Ia menutup arahannya dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di legislatif maupun eksekutif, untuk mendukung proses perencanaan dan penganggaran secara sinergis demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil dan kesejahteraan masyarakat. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB