slot preparation.lsrs.lu

Pemkab Gayo Lues Dukung Peningkatan Layanan Bandara Rembele

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:29 WIB

50503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyatakan dukungan penuh terhadap rencana peningkatan pelayanan Bandar Udara Rembele yang terletak di Kabupaten Bener Meriah. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., yang menilai pengembangan Bandara Rembele memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas perjalanan dinas, percepatan pembangunan daerah, serta meningkatkan konektivitas masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Menurut Suhaidi, akses transportasi udara yang memadai akan membawa dampak positif langsung terhadap mobilitas pejabat, tenaga profesional, maupun masyarakat umum yang selama ini harus menempuh waktu lebih lama melalui jalur darat, termasuk harus singgah ke Medan terlebih dahulu. Kondisi ini dinilai menghambat efisiensi perjalanan dan memperlambat berbagai agenda strategis daerah yang membutuhkan konektivitas antarpulau yang lebih cepat.

“Saya mendukung peningkatan Bandara Rembele karena perjalanan menjadi lebih singkat dibandingkan kita harus singgah ke Medan dulu. Ini akan sangat membantu efektivitas kerja pemerintah dan aktivitas masyarakat, jadi kami sangat mendukung,” ujar Suhaidi, Sabtu (25/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, dengan pelayanan bandara yang lebih optimal, maka perjalanan dari wilayah tengah Aceh ke sejumlah kota besar di Pulau Jawa maupun pusat pemerintahan nasional dapat lebih efisien. Hal ini dinilai bukan hanya akan mempercepat pelayanan pemerintahan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, hingga investasi ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Bupati Suhaidi juga menyoroti potensi multiplier effect dari peningkatan pelayanan udara tersebut, khususnya terhadap peningkatan jumlah kunjungan masyarakat luar daerah ke wilayah dataran tinggi Gayo. Meningkatnya arus kunjungan, baik untuk kepentingan bisnis, wisata maupun kegiatan pendukung lainnya, dinilai akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Peningkatan pelayanan Bandara Rembele tentu akan berdampak luas, terutama terhadap geliat ekonomi masyarakat sekitar. Jika pergerakan orang semakin mudah, maka peluang usaha, pariwisata serta distribusi produk lokal pun akan ikut terdorong. Ini semua bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap langkah pengembangan Bandara Rembele dapat segera ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, agar konektivitas udara di wilayah tengah Aceh bisa menjadi pengungkit pertumbuhan kawasan secara menyeluruh. Bagi Suhaidi, infrastruktur udara yang terintegrasi dan memadai adalah jembatan bagi kemajuan daerah-daerah terpencil seperti Gayo Lues yang selama ini masih berjuang dengan keterbatasan aksesibilitas.

Bandara Rembele sendiri selama ini telah berfungsi melayani penerbangan perintis, namun dinilai masih memerlukan peningkatan kapasitas, baik dari sisi fasilitas terminal, jadwal penerbangan, maupun rute koneksi antardaerah dan antarpulau. Dengan dukungan lintas kabupaten, diharapkan Bandara Rembele ke depan tak hanya menjadi pintu masuk Bener Meriah dan Aceh Tengah, tetapi juga menjadi simpul mobilitas utama bagi seluruh kawasan tengah Aceh, termasuk Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 12:37 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Berita Terbaru