slot preparation.lsrs.lu

Gempa M4,1 Guncang Tenggara Sinabang, Warga Merasa Getaran Ringan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 00:37 WIB

50606 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINABANG — Gempa bumi dengan magnitudo 4,1 terjadi di wilayah tenggara Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, Selasa (28/10/2025), pukul 16.23 WIB. Guncangan dirasakan ringan oleh sebagian warga di Sinabang, meskipun tidak menimbulkan kerusakan atau kepanikan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 66 kilometer tenggara Sinabang, tepatnya di koordinat 2,38 Lintang Utara dan 96,96 Bujur Timur. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 11 kilometer, digolongkan sebagai gempa bumi dangkal yang umum terjadi di kawasan zona subduksi lempeng di barat Sumatera.

Meski tergolong kecil, getaran dari gempa ini dirasakan dalam skala II hingga III MMI (Modified Mercalli Intensity) di wilayah Sinabang. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang di dalam bangunan, terutama oleh mereka yang sedang duduk tenang. Beberapa warga melaporkan merasakan perabot rumah seperti kursi dan meja bergetar pelan selama dua hingga tiga detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu saya sedang duduk di ruang tamu, rasanya seperti ada truk besar lewat. Ada getaran ringan, tapi tidak terlalu kuat. Anak-anak malah tidak sadar,” ujar Sari (34), warga salah satu kawasan di Sinabang.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meskipun berpusat di laut, kedalaman dan kekuatannya tidak cukup untuk menghasilkan gangguan signifikan terhadap permukaan air laut. Wilayah tersebut memang dikenal berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang aktif secara geologis. Aktivitas seismik seperti ini kerap terjadi dan sebagian besar tidak menimbulkan dampak yang merusak.

Hingga beberapa jam setelah kejadian, belum tercatat adanya gempa susulan yang menyusul gempa utama. Aktivitas seismik dinyatakan stabil, namun pemantauan tetap dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya gempa lanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa wilayah barat Sumatera memiliki risiko gempa yang tinggi karena berada di zona subduksi aktif. Gempa berkekuatan kecil hingga sedang secara berkala memang terjadi di sekitar perairan Simeulue dan Pulau-pulau sekitarnya. Meski relatif aman, kewaspadaan tetap dibutuhkan terutama bila terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar.

BMKG juga menekankan pentingnya memperoleh informasi resmi dari sumber yang terpercaya, seperti situs web atau aplikasi BMKG. Informasi yang keliru atau bersifat spekulatif justru dapat memicu kepanikan yang tidak perlu.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memahami tanda-tanda gempa, dan mengetahui prosedur perlindungan diri. Melalui edukasi dan pemahaman yang baik terhadap potensi bencana, risiko dapat ditekan meskipun kejadian gempa tidak selalu dapat diprediksi secara langsung. (*)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Sambangi Petani di Sawah, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian Simeulue
Tinjau Jalan Pertanian di Simeulue, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Jamaluddin Idham Sambangi Simeulue, Lepas Rindu dengan Kader PDI Perjuangan dan Serap Aspirasi Rakyat
Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB