Warga Dusun Lae Mbetar Keluhkan Gangguan Keamanan dan Maraknya Aksi Pencurian

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:00 WIB

50623 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam — Masyarakat Dusun Lae Mbetar, Desa Sikalondang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, menyampaikan keluhan serius terkait situasi keamanan lingkungan yang semakin meresahkan dalam beberapa bulan terakhir. Mereka merasa tidak lagi dapat menikmati rasa aman di lingkungan tempat tinggal sendiri seiring meningkatnya gangguan keamanan, khususnya kejadian pencurian yang melibatkan sejumlah warga sebagai korban.

Dalam keterangan yang disampaikan warga, kejadian-kejadian mencurigakan dan aksi kriminal seperti pencurian dilaporkan terjadi hampir setiap malam. Selain menciptakan kebisingan dan rasa khawatir, aksi-aksi tersebut telah menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

Salah seorang warga, Ica, yang merupakan ibu rumah tangga, mengaku kehilangan sejumlah barang milik pribadinya seperti lembu, tabung gas, mesin egerek, ayam, dan entok. Jika ditaksir, nilai kerugian mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, Ita, seorang pedagang kelontong setempat, turut menjadi korban pencurian. Ia melaporkan kehilangan satu unit pompa air (sanyo), tabung gas, dan sejumlah rokok, dengan total kerugian sekitar Rp3 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya mengalami kerugian materi, gangguan keamanan juga hadir dalam bentuk tindak perusakan yang mengancam keselamatan warga. Jebua, penduduk Dusun Lae Mbetar asal Nias, mengungkapkan bahwa rumahnya dilempari batu oleh orang tidak dikenal pada malam hari hingga jendela rumahnya pecah. Ia menegaskan tidak memiliki persoalan dengan tetangga maupun warga lainnya, namun tetap merasa sangat terganggu dan khawatir atas keselamatannya.

Pelaku usaha mikro, Ewin, juga turut mengeluhkan kehilangan kotak infaq untuk anak yatim dan tabung gas elpiji dari tempat usaha miliknya. Insiden ini menurutnya tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mencoreng rasa solidaritas sosial yang selama ini ia bangun di tengah masyarakat.

Warga mengaku telah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah desa. Sekretaris Desa Sikalondang, Mukaribin Pohan, menyatakan bahwa pihak desa telah berupaya menelusuri pelaku, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil yang nyata. Situasi yang belum tertangani secara tuntas ini membuat masyarakat semakin khawatir atas keselamatan dan kenyamanan hidup sehari-hari.

Melalui surat terbuka yang ditandatangani secara kolektif, masyarakat Lae Mbetar meminta perhatian serius dari aparat keamanan, baik di tingkat desa maupun dari kepolisian setempat. Mereka mengharapkan adanya tindakan nyata untuk mengusut berbagai peristiwa tersebut dan menempatkan upaya keamanan komunitas sebagai salah satu prioritas utama.

Masyarakat juga berharap adanya peningkatan patroli, kontrol lingkungan yang lebih ketat, serta pendekatan preventif lainnya untuk menciptakan rasa aman. Lingkungan yang tenteram dan bebas dari rasa takut merupakan hak warga negara yang perlu dijamin keberlangsungannya.

“Demikian keluhan ini kami sampaikan dengan harapan besar agar segera ditindaklanjuti,” tulis pernyataan resmi yang mewakili suara masyarakat Dusun Lae Mbetar.

Kondisi keamanan lingkungan desa kini menjadi salah satu isu krusial yang memerlukan intervensi cepat dari berbagai pihak agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih kompleks di masa depan. (TIM)

Berita Terkait

Mantan Kades Anwar Resmi Serahkan Mobil BUMDes Pasir Belo, Titip Pesan untuk Kemajuan Desa
PPAT Surya Darma “Bungkam” Soal 75 AJB Lae Saga, Live Streaming Gagal Digelar
Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Nyaman, Brimob Aceh Laksanakan Program Indonesia ASRI Di GOR Kota Subulussalam
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam “Persiapan Matang dan Nuansa Adat Warnai Kunjungan Kerja”
Dukung Program Indonesia ASRI, Brimob Aceh Laksanakan Manajemen Kebersihkan Di Area Puskesmas Penanggalan
Sekolah Buka Suara: Ini Penjelasan Lengkap SMAN Unggul Subulussalam Soal Video Malam Hari
Atap Gerai Koperasi KMP Suka Makmur Roboh, Warga Desak Audit Anggaran dan Konstruksi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:57 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Puluhan Anggota RAPI Nagan Raya Meriahkan Jalan Santai dan Senam Bersama

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:23 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Terima Rekomendasi DPRK Terhadap LKPJ Tahun  2025

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bupati TRK Minta Pemerintah Pusat Percepat Pembangunan 647 Huntap Bagi Korban Banjir Beutong Ateuh

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:23 WIB

Pembalap Cilik Ozil ’61’ Siap Menggebrak Kejurprov Grasstrack & Motocross Putaran 1 Piala Kapolres Nagan Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:11 WIB

Pembalap Cilik Ozil ’61’ Siap Menggebrak Kejurprov Grasstrack & Motocross Putaran 1 Piala Kapolres Nagan Raya

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:13 WIB

Keluarga Besar RAPI Nagan Raya Berikan Ucapan Selamat Kepada Ilyas, S.Pd.I. Sebagai Plt. Kepala SMPN 1 Beutong Ateuh Bangalang

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:39 WIB

Pemkab Nagan Raya Percepat Finalisasi Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi

Berita Terbaru

ACEH BESAR

Aceh Besar Rilist 55 Khatib Jumat

Kamis, 11 Jun 2026 - 23:43 WIB