Jalan Belangkejeren–Lukup Rusak dan Ditumbuhi Semak, Pengendara Minta Dinas Terkait Segera Bertindak

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 02:21 WIB

50895 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kondisi jalan penghubung antara Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues menuju Lukup Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, semakin memprihatinkan. Kerusakan fisik jalan, ditambah dengan semak-semak lebat dan rumput berduri yang menutupi sebagian besar badan jalan, dikeluhkan oleh para pengguna jalan yang melintas.

Seorang pengendara yang melintas pada Jumat dini hari, 17 Oktober 2025, membagikan keluhannya melalui rekaman video berdurasi singkat. Dalam video itu, ia memperlihatkan secara langsung kondisi jalan yang mengalami kerusakan di banyak titik serta tertutup semak dan rerumputan hingga menyulitkan kendaraan yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Beginilah kondisi jalan kita menuju ke Lukup Serbajadi. Sudah separuh jalan habis, semua ditutupi oleh rumput,” ucap pengendara tersebut dalam narasi videonya.

Ia menyebut, kerusakan jalan sudah terlihat sejak setengah perjalanan dari arah Blangkejeren menuju Lukup Serbajadi. Tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keselamatan, kondisi jalan juga berbahaya karena ditumbuhi semak berduri, serta minimnya visibilitas yang memicu kekhawatiran jika sewaktu-waktu hewan buas melintas tanpa terlihat.

“Kalau ada binatang buas yang melintas, kita sulit mengetahuinya karena tertutup oleh rumput lebat,” ujarnya.

Pengendara itu juga menyoroti tidak adanya perawatan rutin dan berharap agar Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Aceh maupun pemerintah kabupaten setempat segera merespons kondisi ini dengan tindakan konkret.

“Mohon kepada Dinas PU Provinsi dan pemerintah kabupaten, baik Aceh Timur maupun Gayo Lues, untuk segera mengatasi persoalan jalan ini,” katanya sambil menyebut nama seorang pejabat yang diduga ia yakini memiliki perhatian terhadap masalah tersebut.

Menurut dia, kondisi jalan yang rusak dan dibiarkan ditumbuhi rumput bukan hanya mempersulit aktivitas masyarakat yang melintasi wilayah perbatasan dua kabupaten ini, tetapi juga menunjukkan lemahnya perhatian terhadap akses transportasi vital yang selama ini menjadi penghubung antardaerah terpencil di Aceh.

“Ini jalan utama masyarakat. Seharusnya dirawat dan diperhatikan. Rumputnya berduri dan berbahaya,” tambahnya.

Dalam akhir videonya, pengendara tersebut mengucapkan terima kasih atas perhatian pihak terkait yang diharapkannya segera turun ke lapangan. Ia juga kembali mengingatkan bahwa jalan ini bukan sekadar akses biasa, melainkan jalur strategis yang dilintasi masyarakat dari dua kabupaten berbeda.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Aceh ataupun pemda terkait mengenai rencana penanganan jalan lintas Blangkejeren – Lukup Serbajadi tersebut. Masyarakat berharap keluhan yang berulang-ulang dari para pengguna jalan ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemangku kepentingan, sehingga akses vital tersebut segera dipulihkan demi keselamatan dan kenyamanan bersama. (RED)

Berita Terkait

Peringati Hari Buruh, Pekerja Medco E&P Malaka Sumbang 136 Kantong Darah
Medco E&P Malaka Jangkau Ribuan Penerima Manfaat Lewat Program Ramadan Di Aceh Timur
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
IKABNAS Lemhannas membantu pendidikan warga Pasca bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur
Medco E&P Malaka Beri Dukungan Psikososial bagi Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur
Kanwil DJBC Aceh dan Bea Cukai Langsa Bersama BNN Ungkap Penyelundupan 60 Kilogram Sabu di Aceh Timur
Medco E&P Malaka Distribusikan 1,13 Juta Liter Air Bersih untuk 56 Desa Pascabanjir Aceh Timur
Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat?

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru