slot preparation.lsrs.lu

BGN Sebutkan Program MBG Gayo Lues Serap Tenaga Lokal, Logistik Masih Perlu Penguatan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 02:09 WIB

50641 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, BARANEWS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gayo Lues dinilai telah memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat setempat. Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Gayo Lues mencatat, tenaga kerja pada pelaksanaan MBG mayoritas berasal dari warga lokal. Namun demikian, dari sisi logistik dan ketersediaan bahan pangan, masih diperlukan penguatan dan koordinasi lintas sektor.

Koordinator BGN Gayo Lues, Jellyfa Indah, S.Tr.Gz., menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim terus berupaya mengoptimalkan peran masyarakat dalam pelaksanaan program. Mulai dari tenaga kerja dapur, hingga pemasok bahan pangan, diutamakan berasal dari dalam daerah.

“Para pekerja dalam dapur MBG adalah masyarakat Gayo Lues sendiri. Namun karena mereka belum memiliki badan usaha yang sah secara hukum, mekanisme kelembagaannya dilakukan dengan menyewa perusahaan dari luar daerah,” ujar Jellyfa, Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan, sekaligus peluang untuk mendorong hadirnya kelompok usaha lokal yang lebih mapan dari sisi legalitas, sehingga program nasional seperti MBG ke depan bisa sepenuhnya dikelola oleh warga setempat secara mandiri.

Terkait penyediaan bahan pangan, BGN menyebut bahwa sebagian besar kebutuhan MBG telah dibeli dari pasar tradisional dan masyarakat lokal. Namun, keterbatasan komoditas tertentu seperti ikan laut dan bahan pangan non-produksi lokal masih harus dipenuhi dari luar daerah.

“Sebagian besar bahan makanan kita beli dari sekitar. Tapi memang untuk beberapa komoditas seperti ikan laut, atau bahan pangan yang tidak mencukupi stoknya di daerah, kita harus memasok dari luar untuk menjaga keberlangsungan pelayanan,” jelasnya.

Dalam hal ini, BGN mendorong adanya penguatan sistem logistik lokal melalui kerja sama dengan dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Perdagangan, dan UMKM agar kebutuhan MBG tidak hanya bergantung pada suplai luar.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., sebelumnya telah menegaskan bahwa bahan pangan untuk pelaksanaan program MBG harus diprioritaskan dari dalam daerah. Hal ini untuk memastikan agar program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat Gayo Lues.

“Jika bahan-bahan pokok MBG diambil dari masyarakat kita, maka perputaran ekonomi akan terjadi di sini, di Gayo Lues. Ini akan mendorong kesejahteraan secara langsung,” ujar Suhaidi dalam kesempatan terpisah.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan ketahanan gizi dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di Gayo Lues, program ini menyasar pelajar dari kelompok rentan, dengan melibatkan warga sebagai pekerja dapur dan penyedia bahan pangan.

BGN berharap, melalui kerja sama lintas sektor dan penguatan kapasitas lokal, program MBG ke depan dapat menjadi model pembangunan berbasis masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi daerah. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru