slot preparation.lsrs.lu

Ratusan Tokoh Aceh, Akademisi, dan Diplomat dari 12 Negara Hadir di Banda Aceh untuk Peringatan 20 Tahun MoU Helsinki: “Progress and Challenges

ADMIN

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:32 WIB

50604 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Ini bukan sekadar peringatan  tetapi momentum refleksi, evaluasi, dan penyusunan langkah ke depan untuk memastikan seluruh amanat MoU Helsinki benar-benar terwujud,”

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banda Aceh, 13 Agustus 2025 – Ratusan tokoh terkemuka Aceh, bersama akademisi, perwakilan LSM internasional, dan diplomat dari 12 negara, akan berkumpul di Banda Aceh dalam rangka Diskusi dan Peringatan Internasional 20 Tahun MoU Helsinki: “Progress and Challenges”. Acara ini akan berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

 

Kegiatan ini menandai dua dekade sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki yang mengakhiri konflik bersenjata di Aceh pada 2005. Selain merayakan capaian perdamaian, forum ini juga akan membahas secara mendalam berbagai hak dan kewenangan Aceh yang diatur dalam MoU namun hingga kini belum sepenuhnya direalisasikan, beserta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.

 

Acara akan menghadirkan Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 Republik Indonesia, yang akan memberikan sambutan melalui video conference, serta Minna Kukkonen Kalender dari Crisis Management Initiative (CMI), lembaga yang memediasi proses perdamaian Helsinki.

 

Rangkaian diskusi akan dibagi menjadi dua panel utama:

 

Panel I – Tinjauan MoU dan Masa Depan Aceh

Moderator: Dr. Sofyan A. Djalil

Pembicara:

 

Mr. Peter Feith (Mantan Kepala Misi Monitoring Aceh)

 

Duta Besar Belanda

 

Duta Besar Uni Eropa untuk Negara-Negara Asia

 

Juha Christensen (Aktivis perdamaian, pendiri Asian Peace and Reconciliation Council)

 

Prof. Jacques Bertrand

 

Dr. Zaini Abdullah (Mantan Menteri Luar Negeri dan Negosiator GAM; Gubernur Aceh 2012–2017)

 

Teuku Kamaruzzaman (Mantan Negosiator GAM)

 

Rektor Universitas Syiah Kuala

 

 

Panel II – Pelajaran dan Resolusi

Moderator: Dr. Fachry Aly

Pembicara:

 

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia

 

Dr. Scott Guggenheim (Antropolog Pembangunan – Universitas Georgetown)

 

Alanna L. Simpson (Perwakilan Bank Dunia)

 

Tgk Amni Bin Ahmad Marzuki (Anggota Tim Negosiator GAM)

 

Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

 

Chalida Tajaroensuk (People’s Empowerment Foundation, Thailand)

 

 

Forum ini diharapkan menjadi ajang evaluasi bersama antara para pihak terkait, termasuk mantan negosiator, diplomat, akademisi, dan masyarakat sipil, untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan seluruh komitmen yang tertuang dalam MoU Helsinki.

 

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Reintegrasi Aceh (BRA) dan Pemerintah Aceh ini, bekerja sama dengan berbagai lembaga nasional dan internasional, menegaskan komitmen Aceh dalam menjaga perdamaian, memperkuat rekonsiliasi, dan mendorong pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada rakyat Aceh.

 

Ini bukan sekadar peringatan  tetapi momentum refleksi, evaluasi, dan penyusunan langkah ke depan untuk memastikan seluruh amanat MoU Helsinki benar-benar terwujud,” ujar juru bicara panitia pelaksana.

Berita Terkait

Penembakan di Tiro Harus Diusut Tuntas, Pang Lima TNI Jangan Tutup Mata, Persoalan Bendera Aceh Bukan Alasan Untuk Melakukan Kekerasan
SMPA Kecam Insiden Berdarah di Pidie, Desak Pengusutan Secara Transparan dan Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib
Ketua FORBES DPR RI-DPD RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga, Desak Penyelesaian Bendera Aceh Lewat Dialog dan Jalur Konstitusional
Tragedi Berdarah Tiro Minta Pemerintahan Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Pasca-Insiden Tragis di Tiro, Aktivis HAM Aceh Desak Forbes DPR/DPD RI Inisiasi Perundingan Tingkat Tinggi Bersama Sufmi Dasco
Kala Darah Jatuh di Tiro: Saatnya Forbes Ajak Dasco Selesaikan Bendera Aceh
Nasir Nurdin Angkat Bicara soal Tuduhan Suap, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB