slot preparation.lsrs.lu

Angka Stunting di Gayo Lues Turun 14,8 Persen, Namun Kasus Masih Tinggi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:29 WIB

50786 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN, (11 Agustus 2025) – Angka stunting di Kabupaten Gayo Lues pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, namun jumlah kasus masih tergolong tinggi, mencapai 148 kasus. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gayo Lues, Sartika Mayasari.

Menurut Sartika, penurunan angka stunting tahun ini mencapai 14,8 persen. Penurunan ini merupakan hasil dari intervensi berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah melalui sinergi antar berbagai pihak terkait, seperti petugas lapangan keluarga berencana (PL KB), bidan desa, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

“Sebenarnya ada sekitar 20 persen kasus stunting yang hilang dari data karena faktor usia, yakni anak yang sudah berumur lima tahun tidak lagi tercatat dalam aplikasi data stunting,” jelas Sartika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia menegaskan bahwa sebagian besar penurunan stunting, yaitu sekitar 80 persen, disebabkan oleh intervensi aktif di lapangan. Intervensi tersebut meliputi pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, dan pemantauan pertumbuhan anak oleh tenaga kesehatan serta perangkat desa.

Dalam hal penanganan, Sartika memaparkan bahwa daerah perkotaan di Kabupaten Gayo Lues cenderung lebih baik dalam mengelola kasus stunting dibandingkan daerah yang sulit dijangkau. Faktor utama adalah akses yang lebih mudah ke fasilitas kesehatan, pelayanan yang lebih optimal, serta ketersediaan edukasi yang dapat diberikan kapan saja dan di mana saja.

“Daerah perkotaan seperti Blangkejeren, Kecamatan Kuta Panjang, dan lainnya sudah menunjukkan hasil maksimal dalam penanganan stunting,” ujarnya.

Sartika juga menggarisbawahi pentingnya edukasi gizi yang berkesinambungan, terutama bagi ibu hamil dan calon pengantin, sebagai upaya preventif agar angka stunting terus menurun di masa mendatang. Program suplementasi zat besi dan vitamin untuk remaja putri menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi sehat.

Meski begitu, Sartika mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkomitmen mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Gayo Lues. “Kami berharap penurunan ini dapat terus berlanjut dan angka stunting di Kabupaten Gayo Lues dapat semakin ditekan,” pungkasnya. (RED)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru