slot preparation.lsrs.lu

Satpol PP-WH Gayo Lues Perketat Razia Busana Islami, Masyarakat Diminta Jaga Nilai Syariat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 00:27 WIB

501,174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali menegaskan komitmennya dalam menegakkan pelaksanaan Syariat Islam di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang akan diambil adalah penertiban tata cara berpakaian di ruang publik, termasuk saat berolahraga dan beraktivitas di kawasan terbuka.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Gayo Lues, Syabri, menyampaikan bahwa pihaknya akan mulai melakukan razia pakaian muslimin dan muslimah di sejumlah titik yang kerap ramai dikunjungi masyarakat, seperti kawasan dataran tinggi dan tempat olahraga pagi.

“Untuk mengantisipasi adanya masyarakat atau para anak muda yang berpakaian minim di ruang publik, kami akan menindak sesuai Qanun Syariat Islam. Penertiban ini akan kami laksanakan bersama dinas terkait sebagai bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi kami dalam menjaga ketertiban umum berdasarkan nilai-nilai Islam,” ujar Syabri pada Sabtu (21/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penegakan aturan ini penting agar masyarakat tidak terjebak dalam pola hidup bebas yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Razia tersebut, lanjut Syabri, tidak bersifat represif melainkan edukatif dan bertujuan membina masyarakat agar memahami dan menerapkan norma-norma syar’i dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif. Tidak serta-merta langsung menindak, melainkan memberi pemahaman. Tapi kalau pelanggaran dilakukan secara terang-terangan dan berulang, tentu akan ada tindakan tegas sesuai ketentuan,” tambahnya.

Syabri juga mengingatkan bahwa keberhasilan penegakan syariat tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan sosial yang Islami.

“Penegakan syariat ini tidak akan berjalan tanpa bantuan dan kesadaran dari masyarakat. Mari kita semua bekerjasama agar visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam menjaga nilai-nilai keislaman dapat terlaksana secara maksimal,” ujarnya.

Rencana razia ini akan difokuskan pada sejumlah titik rawan pelanggaran, seperti area Lapangan Pancasila, kawasan wisata alam, arena jogging pagi, dan tempat rekreasi publik lain yang ramai dikunjungi remaja dan pemuda. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah preventif terhadap lunturnya norma kesopanan dalam berpakaian.

Sejumlah tokoh masyarakat menyambut baik langkah tersebut. Tokoh agama dari Kecamatan Putri Betung, Tgk. M. Ridwan, menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dan berharap razia dilakukan dengan cara yang santun.

“Kita mendukung penegakan syariat, karena ini menyangkut marwah daerah. Tapi tentu pelaksanaannya harus dengan hikmah, agar bisa diterima masyarakat dan tidak menimbulkan penolakan,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga akan menggandeng tokoh agama, tokoh pemuda, dan lembaga pendidikan untuk memberikan sosialisasi lebih luas mengenai pentingnya menjaga etika berpakaian dalam bingkai pelaksanaan Qanun Syariat Islam.

Langkah ini sejalan dengan karakter Gayo Lues yang selama ini dikenal sebagai “Negeri Seribu Hafiz” dan salah satu wilayah pelopor penerapan Syariat Islam di Aceh. Pemerintah berharap, melalui penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan publik, masyarakat dapat hidup lebih tertib, religius, dan berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB